10 Pertanyaan Seputar Keamanan Vaksin HPV

Kompas.com - 04/12/2016, 14:07 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Lagi-lagi beredar berita yang menyatakan bahwa vaksinasi bukanlah keputusan kesehatan yang aman. Kali ini yang sedang mendapat sorotan adalah vaksin HPV dan kaitannya dengan risiko kegagalan ovarium.

Vaksin, sebelum disebar ke masyarakat, telah mengalami berbagai uji klinis yang panjang, baik oleh otoritas kesehatan pemerintah tempat vaksin itu berasal maupun oleh otoritas kesehatan lokal tempat vaksin itu didistribusikan.

Otoritas kesehatan di Amerika Serikat seperti Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan Food and Drug Administration (FDA) adalah salah satu yang menjadi rujukan berbagai negara di dunia, selain Badan Kesehatan Dunia atau WHO.

Inilah tinjauan dari CDC mengenai keamanan vaksin HPV, secara umum maupun terkait informasi yang mengatakan vaksin HPV menyebabkan kegagalan ovarium.


Bagaimana CDC memastikan vaksin HPV aman?

Semua vaksin yang akan diedarkan diminta melakukan uji keselamatan ekstensif sebelum mereka diizinkan beredar oleh Food and Drug Administration (FDA).

Setelah vaksin berlisensi, CDC dan FDA terus memantau setiap vaksin untuk memastikan keamanan dan keefektivannya. Semua vaksin terus dikembangkan, diuji dan dimonitor.

Vaksin HPV diteliti dalam uji klinis yang ketat untuk memastikan keamanannya:
- Gardasil 9 dipelajari di lebih dari 15.000 wanita dan pria.
- Gardasil dipelajari di 29.000 wanita dan pria.
- Cervarix dipelajari di lebih dari 30.000 wanita.

Uji klinis menunjukkan vaksin HPV aman dan efektif. Setiap vaksin terus dipantau untuk memastikan keselamatan pemakainya. Pemantauan ini terutama mencari masalah langka atau baru yang mungkin terjadi setelah vaksinasi.

CDC menggunakan tiga sistem untuk memantau keamanan vaksin setelah mereka berlisensi:

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CDC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X