10 Manfaat Rutin Berenang

Kompas.com - 17/01/2017, 13:10 WIB
Ilustrasi anak berenang thinkstock/phaitoonsIlustrasi anak berenang
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ingin olahraga yang punya banyak manfaat untuk kesehatan sekaligus menyenangkan dilakukan? Cobalah berenang. Berikut ini 10 manfaatnya:

1. Terhitung sebagai latihan kardio dan kekuatan
Ketika berenang, saat tidak terus bergerak, kita bakal tenggelam. Gerak terus ini merupakan olahraga kardio. "Selain itu air 800 kali lebih padat dari air," kata pelatih renang dan triatlon Earl Walton serta pemilik Tailwind Endurance di New York City.

Dengan berenang otot-otot mengalami resistensi konstan. Dengan demikian, kita mendapatkan latihan kardio sekaligus kekuatan.

2. Termasuk olahraga benturan ringan
Olahraga benturan ringan berarti bisa dilakukan mereka yang cedera atau yang harus berhati-hati dengan persendian mereka. "Anda boleh berenang dengan intensitas lebih tinggi secara teratur tanpa khawatir membahayakan tubuh," sebut Walton.

Selain itu, menurut riset di International Journal of Sports Medicine terbukti renang itu baik untuk pemulihan olahraga, khususnya ketika ingin berolahraga ringan saja.

3. Bagus untuk paru-paru
Ketika kepala ada di dalam air, oksigen di tubuh terbatas. "Tubuh beradaptasi menggunakan oksigen lebih efisien," kata Walton. Tubuh pun belajar mengambil udara segar di setiap hela napas dan melepas karbondioksida di setiap buang napas.

Sebuah studi di Indian Journal of Physiology and Pharmacology menemukan, perenang memiliki jumlah udara yang masuk dan keluar paru-paru lebih baik saat pernapasan rilek dibandingkan pelari. Hal ini berdampak pada detak jantung istirahat lebih rendah dan tekanan darah lebih rendah.

4. Jadi pelari lebih baik
Dengan meningkatnya kemampuan menggunakan oksigen secara efektif, renang meningkatkan kapasitas daya tahan, begitu menurut Walton. Hal ini baik ketika Anda mempersiapkan diri ikut half marathon pertama. Pernapasan efektif pun membuat kita berlari lebih cepat tanpa kelelahan.

Di studi yang diterbitkan di Scandinavian Journal of Medicine & Science in Sports pada 2013, perenang mengikuti teknik napas terkontrol (ambil dua napas per panjang kolam) mengalami perbaikan lari sampai 6 persen setelah 12 sesi renang.

Di samping manfaat pernapasan, renang juga melatih otot bokong dan hamstring, perut dan bahu. Semua itu diperlukan untuk berlari secara efisien.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X