Jangan Bilang Sudah “Move On” kalau Ogah ke Pernikahan Mantan

Kompas.com - 16/02/2017, 19:06 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Ketika diwawancarai oleh media lain, Love & Relationship Coach di Kelas Cinta, Lex DePraxis, pernah berkata bahwa dia bersedia untuk menghadiri pernikahan mantan ataupun mengundang sang mantan ke pernikahannya.

Padahal, seperti yang didokumentasikan dalam berbagai video komedi Youtube, salah satu hal yang membuat banyak hati pria dan wanita teriris-iris adalah mendapat undangan pernikahan dari mantan.

Walaupun bilangnya sudah move on, tetapi kalau Anda masih tidak sanggup menghadiri pernikahan sang mantan, maka ada kemungkinan besar bahwa sebenarnya Anda belum bisa melanjutkan hidup tanpa terngiang-ngiang dirinya.

Lex yang ditemui oleh Kompas.com di Jakarta, Senin (6/2/2017) berkata bahwa salah satu kemungkinannya adalah masih belum bisa menerima realita, di samping sibuk atau sudah ada janji kondangan lain.

“Soalnya sejak putus kemarin, si beliau ini belum bahagia lagi. (Dia) belum membuka diri sama orang baru dan belum berkencan lagi. Makanya jadi nggak berani datang ke kawinan mantan,” ucap Lex.

Namun, jangan memaksakan diri untuk hadir di pernikahan mantan agar terkesan sudah move on.

Menurut Lex, daripada memaksakan diri untuk datang, lebih baik Anda memaksakan diri untuk bahagia.

"Jadi, bisa datang ke kawinan mantan itu sebenarnya efek samping dari sudah bahagia, karena sudah bahagia sehingga bisa datang," ucapnya.

Dia menambahkan, justru kalau dalam aturan saya memang harus dekat dengan mantan. Sebab, terlepas dari ketidakcocokan yang pernah dialami, dia pernah menjadi seseorang yang spesial di hati Anda.

Ingin tahu bagaimana cara tercepat untuk move on agar bisa hadir ke kondangan dan pernikahan mantan dengan lantang?

Baca di sini: Mantan Selamanya Tidak Akan Bisa Dilupakan, tetapi...

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X