Kompas.com - 17/02/2017, 07:03 WIB
Kalau sudah ada tawaran diskon, barang yang tidak terlalu diperlukan pun malah jadi dibeli. THINKSTOCK.COMKalau sudah ada tawaran diskon, barang yang tidak terlalu diperlukan pun malah jadi dibeli.
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Studi yang dirilis oleh The Straits Times merangkum bahwa kaum mapan di Singapura lebih menyukai belanja langsung ke butik, ketimbang shopping online.

Studi ini juga mengungkapkan bahwa 71 persen orang kaya Singapura menyukai koleksi papan atas terbaru. Lalu, sebanyak 74 persen pilih koleksi dengan jumlah terbatas. Kemudian, 70 persen menggemari semua koleksi berkualitas terbaik.

Belanja barang-barang mewah dan mahal membuat 57 persen responden merasa lebih baik. Seluruh responden ini mengaku bahwa belanja merupakan aktivitas favorit nomor satu.

Gaya belanja para kaum mapan ini juga terbilang masih konservatif. Jadi, sebanyak 71 persen menyukai belanja online. Namun, lebih dari 74 persen pilih langsung belanja ke butik.

Studi memperlihatkan bahwa 60 persen barang-barang mewah orang kaya di Singapura didapatkan dari berbelanja saat berlibur ke luar negeri.

Aksesori favorit para orang kaya Singapura, menurut hasil studi, berasal dari label Tiffany&Co. Lebih kurang 40 persen memiliki lebih dari dua perhiasaan mewah rancangan label tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Studi pun memperlihatkan bahwa 45 persen orang kaya Singapura memiliki jam tangan Rolex dan memiliki mobil BMW.

Terakhir, hasil studi menyebutkan, label busana yang paling digemari oleh kelompok mapan di negara Singa tersebut adalah Calvin Klein, Montblanc, Ralph Lauren, dan Gucci.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X