Kompas.com - 28/02/2017, 10:30 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Rambut merupakan salah satu simbol kecantikan wanita. Rambut yang terawat, bercahaya, dan sehat membuat pancaran aura wanita menjadi semakin menarik.

Namun, sayang sekali banyak wanita yang tidak menyadari sering melakukan sejumlah kebiasaan buruk yang bisa merugikan kecantikan rambut.

Berikut tiga kesalahan yang paling sering dilakukan oleh wanita dalam menata rambut sehari-hari:

Mewarnai rambut di rumah

Menutupi uban dengan melakukan pewarnaan rambut memang tidak sesulit melakukan cat untuk gaya ombre atau highlight. Namun, sebaiknya jangan terlalu sering mewarnai rambut sendiri di rumah.

Menurut Danielle Alison, penata rambut profesional dari Butterfly Salon Studi di New York, AS, biarkan tenaga berpengalaman yang menata rambut Anda di salon.

Sebab, ada teknik dan perawatan pewarnaan rambut yang kompleks tetapi bermanfaat dalam merawat rambut Anda. Nah, hanya seseorang profesional yang memahami teori tersebut.

Memakai alat penataan rambut elektronik tanpa perlindungan

Rambut Anda harus dicatok atau diluruskan setiap hari agar terlihat lebih rapi dan cantik. Jadi, Anda pun harus menggunakan alat penataan rambut elektronik untuk mengubah rambut sehingga mudah ditata.

Kesalahan yang sering dilakukan banyak wanita adalah tidak mengaplikasikan perlindungan pada rambut dari suhu yang terlalu panas.

Alhasil, rambut Anda jadi kering, kusam, dan rontok.

Mengikat rambut terlalu kencang

Gaya ekor kuda atau ponytail memang merupakan solusi efektif untuk menciptakan penampilan yang rapi dengan cepat.

Hati-hati terlalu sering mengikat rambut dengan gaya ekor kuda bisa menjadikan rambut Anda rapuh.

Allyson mengatakan bahwa ikatan rambut terlalu kencang bisa menciptakan trauma pada helai rambut sehingga menimbulkan masalah kerontokan.

Dia menyarankan untuk melonggarkan ikatan rambut Anda dan jangan setiap mengikat rambut supaya mahkota Anda bisa bebas bernapas sepanjang waktu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.