Kompas.com - 06/03/2017, 11:03 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

 

KOMPAS.com – Mempersiapkan diri untuk wawancara acap kali menciptakan tekanan dan stres ringan pada sang calon karyawan. Terutama mereka yang sering bolak-balik menghadapinya tetapi tak kunjung memperoleh pekerjaan yang diinginkan.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan kala wawancara kerja memang bisa mengintimidasi calon karyawan sehingga menimbulkan rasa panik dan tegang.

Alhasil, calon karyawan pun mendadak lupa menjawab dengan penjelasan yang telah dipersiapkan.

Margaret Buj, seorang pelatih sumber daya manusia, mengatakan bahwa kesalahan yang sering terjadi saat wawancara kerja adalah calon karyawan memberikan jawaban yang terlalu umum atau general.

“Jawaban yang umum dan general saat wawancara kerja sayang sekali tidak membuat calon karyawan terlihat istimewa di mata manajemen,” ujar Buj.

Dia menyarankan bahwa jawaban yang lebih spesifik dan detil merupakan respon terbaik saat wawancara kerja.

“Jawaban yang detil menandakan Anda menguasai posisi pekerjaan yang Anda lamar. Hal itu juga memberikan kesan positif pada perusahaan,” imbuhnya.

Victoria McLean, seorang pendiri portal informasi karier, CityCv, di Inggris, sepakat dengan Buj mengehai kendala yang membuat banyak calon karyawan gagal menaklukan proses wawancara kerja.

Memberikan jawaban general merupakan kesalahan yang sering berulang kali dia lihat pada calon karyawan.

“Perusahaan membutuhkan seseorang yang bisa dipercaya dan mampu diberikan tanggung jawab. Jawaban yang detil mencerminkan Anda punya pengalaman luas atau setidaknya tertarik mencari informasi mengenai posisi serta tugas-tugas secara deskriptif,” urai McLean.

Setiap calon karyawan, kata McLean, mudah menghapal latarbelakang sebuah perusahaan dan cakupan industrinya.

Namun, tidak semua calon karyawan memiliki kemampuan menyampaikan fakta, saran, dan solusi untuk sebuah perusahaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Guardian
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.