Kenali Tanda Seseorang Berniat Bunuh Diri dan Cara Mencegahnya

Kompas.com - 20/03/2017, 19:05 WIB
Ilustrasi TOTO SIHONOIlustrasi
|
EditorBestari Kumala Dewi

Gejala bunuh diri

Masih menurut Benny, orang yang berniat atau memiliki gagasan untuk bunuh diri, biasanya akan menunjukkan perubahan perilaku.

"Tadinya suka bergaul bersama kita tapi sekarang jadi murung dan menarik diri. Secara virtual, misalnya dia tiba-tiba keluar dari grup WA, foto profilnya berubah jadi hitam atau gelap, terbalik atau diganti dengan meme bernuansa depresif atau kematian," jelas Benny.

Cara kita membantu mereka

Menghadapi seseorang yang punya kecenderungan bunuh diri, atau punya niat bunuh diri, pastinya tidak mudah. Tapi, jika kita melihat ada teman atau keluarga yang punya gejala mencurigakan, jangan berdiam diri.

Untuk menghadapi situasi itu, Benny menyarankan"Yang pertama, sebelum dapat berempati kepada seseorang, kita harus tahan asumsi kita terlebih dahulu. Asumsi atau penghakiman seperti "Kurang iman, begitu saja lemah, bodoh, putus asa", harus ditahan.”

“Cobalah menjadi pendengar bagi dia. Entah dia menangis atau marah-marah, kita tidak perlu bereaksi berlebihan atau memberi banyak nasihat. Yang dia butuhkan adalah sosok pendengar," lanjut Benny.

Selain itu, kita juga perlu melihat sejauh yang bersangkutan memikirkan kematian. Apakah implisit seperti "Saya berharap tidak dilahirkan" atau "Saya mau tidur dan tidak bangun-bangun lagi"? Atau, malah sudah eksplisit dan detail "Saya mau mati gantung diri. Berani tidak, ya?", atau "Dalam sebulan lagi, saya akan minum racun".

Semakin eksplisit atau jelas dan detail, artinya semakin bahaya.

Bagi yang bukan psikolog atau psikiater, batasannya adalah bersedia menjadi pendengar atau "tempat sampah" bagi keluh-kesah orang tersebut.

Proses pemulihan adalah tanggungjawab dari psikolog dan psikiater. Karena itu, sedapat mungkin, cobalah bujuk atau rujuk orang yang kita curigai punya maksud bunuh diri, ke tenaga profesional.

Jika Anda merasa tak ada yang memahami

Pada satu titik kehidupan, kadang kita merasa, teman dan kerabat tak ada yang bisa mengerti pikiran dan beban hidup kita. Sedih? Pastinya! Tapi, jangan berpikir untuk bunuh diri. Silakan kontak Into the Light untuk mendapat pendampingan sebaya:

Facebook: IntoTheLightID
Twitter: @IntoTheLightID
Email: intothelight.email@gmail.com
Web: intothelightid.wordpress.com

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X