Kaum Milenial Tidak Tertarik dengan Cincin Tunangan Berlian, Mengapa?

Kompas.com - 20/03/2017, 20:34 WIB
Ilustrasi cincin tunangan SHUTTERSTOCKIlustrasi cincin tunangan
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Cincin tunangan bertahtakan berlian telah kehilangan kemilaunya di mata kaum milenial.

Berdasarkan riset yang digagas oleh perusahaan Asuransi, Allianz, perilaku konsumen perhiasaan telah berubah terhadap cincin tunangan.

Kaum milenial, kelompok konsumen yang mendominasi pasar, lebih memilih cincin tunangan dengan batu rubi, safir, dan emerald.

Hasil riset menyimpulkan hal ini terjadi karena berkaitan dengan kemampanan finansial dan selera kreatif para milenial.

Dahulu, pada era 80-an, perusahaan perhiasaan berlian, DeBeers, sukses mengampanyekan pemikiran bahwa cincin tunangan yang istimewa haruslah berharga mahal, setidaknya senilai dengan gaji dua bulan.

Namun, riset menemukan bahwa tren tersebut telah pudar. Gaya konsumen dalam menganggarkan harga cincin tunangan sekarang ini jauh lebih rendah.

Riset menunjukkan milenial hanya mau membeli cincin tunangan dengan harga paling tinggi lebih kurang 573 poundsterling atau setara Rp 10 juta.

“Generasi di usia produktif dan layak menikah sekarang ini mengutamakan hal lain, seperti resepsi pernikahan, rumah, dan biaya membesarkan anak, ketimbang menghamburkan uang untuk sebuah cincin yang mahal,” jelas Anusha Couttigane, senior analist dari Kantar Retail, perusahaan informasi untuk data dan informasi bisnis.

Dia menambahkan, cincin berlian masih banyak diminati tetapi pertumbuhan kebutuhan cincin pertunangan yang non-tradisional terus meningkat dari waktu ke waktu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X