Ingin Bisnis "Wedding Organizer"? Simak Dulu Tipsnya

Kompas.com - 25/03/2017, 11:19 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

 

KOMPAS.com -- Kesuksesan sebuah pesta pernikahan tentu tidak luput dari kerja keras orang-orang yang ada di balik layar.

Terutama untuk pesta pernikahan yang cukup besar dengan tamu ratusan, rata-rata pengantin di Indonesia mempersiapkannya dengan menggunakan jasa wedding organizer.

Ya, menjadi wedding organizer di negara ini memang cukup menggiurkan. Namun, Anda tidak boleh langsung terjun ke bisnis tersebut tanpa persiapan yang cukup.

Rina Gunawan, seorang presenter dan artis peran yang kini telah bergelut di bidang jasa "wedding organizer" selama lebih dari 10 tahun, memberikan beberapa tipsnya untuk Anda yang berkeinginan membuat bisnis serupa.

"Jadi memang kita harus bertemu dan mengumpulkan orang-orang yang sepemahaman dengan kita dan mencari orang yang sangat disiplin dengan waktu," ujar Rina dalam konferensi pers Balai Sudirman Wedding Fair (BSWF) 2017 di Jakarta, Rabu (22/3/2017).

Sebab, untuk membangun sebuah bisnis "wedding organizer" tentu Anda harus mengetahui bagaimana cara mengelola waktu dengan baik.

Selain itu, Anda juga harus mencari orang-orang yang dirasa sejiwa atau memiliki chemistry dengan Anda dan rekan-rekan lainnya. Sebab, dengan adanya chemistry, maka semua pekerjaan pun dapat dilaksanakan dengan baik.

"Sama mencari kesigapan rekan kerja, biasanya akan terlihat dari cara dia berjalan," ucapnya.

Lalu, Rina juga bercerita bahwa dia tidak pernah malu jika disebut sebagai kuli. Sebab, dia merasa bahwa pekerjaannya memang seperti itu.

Bila ingin menjadi wedding organizer, Anda pun juga harus siap mengerjakan segala macam tugas seperti dirinya, mulai dari hal termudah hingga yang tersulit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X