Kompas.com - 04/04/2017, 07:05 WIB
Model wanita pada London Fashion Week 2017 MARIECLAIRE.COMModel wanita pada London Fashion Week 2017
|
Editor Syafrina Syaaf

 

KOMPAS.com – Sebuah survei yang dirilis oleh situs Models.com mengungkapkan bahwa pekerjaan sebagai model rentan dengan perbuatan kurang layak untuk para model wanita dan pria.

Survei itu menginformasikan bahwa mayoritas model dunia pernah mengalami pelecehan seksual, rasis, diskriminasi, dan intimidasi yang berpengaruh pada rasa percaya diri.

Situs tersebut juga membeberkan tiga model yang terdiri dari pria dan wanita mengenai pengalaman buruk masing-masing. Berikut uraiannya:

Sentuhan tidak pantas
“Banyak orang yang mengambil keuntungan dari para model yang masih berusia sangat muda untuk kepuasan diri mereka. Aku pernah melakukan pemotretan di mana penata busana yang merupakan pria membantuku memakaikan busana. Dia memanfaatkan kesempatan itu untuk membelai dan menyentuh bagian tubuhku. Dia terus melakukannya selama waktu pemotretan. Sekarang, aku masih merasa muak mengingat tangan pria pernah menyentuh tubuhku,” – Fernanda Ly.

 

Look #izaio

A post shared by SIDNEY (@sidneygaston) on Dec 2, 2016 at 2:51pm PST

Tidak manusiawi
“Selama pekan mode di London tahun 2016. Aku merasa kepalaku puisng dan badanku demam karena pergelaran busana 90 menit nonstop. Aku mengatakan pada salah satu kru manajer aku tidak bisa lagi berjalan di atas panggung karena bisa jadi aku pingsan. Tak jauh dari tempatku berdiri aku melihat seorang model muntah-muntah. Kru manajer itu mengatakan, aku tetap harus berjalan jika tidak aku tidak dibayar. Akhirnya, aku tetap berjalan dan tidak dibayar,” – Sidney Gaston.

Stres dan masalah kesehatan
“Aku mulai menjadi model sewaktu berusia 13 tahun. Semenjak awal, agensi model menilai pinggul dan pahaku terlalu besar, aku harus diet keras. Kenyataanya, aku tidak gendut, tetapi memang tulangku besar ketimbang model lainya. Aku pun menjadi membenci tubuhku sendiri. Aku mulai tidak makan dan aku mengalami ketidakpuasan ekstrim pada bentuk tubuh (body dysmorphia). Aku melihat banyak model lain mengalami masalah serupa. Sekarang, usiaku sudah 18 tahun dan aku sudah memutuskan untuk berhenti menjadi model. Dunia modeling telah menghancurkan tubuh dan pikiranku,” – Petra Zatkova



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X