Generasi Milenial "Gagap" Komunikasi Tatap Muka

Kompas.com - 06/04/2017, 06:12 WIB
Ilustrasi penggunaan gadget. ThinkstockIlustrasi penggunaan gadget.
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Anda pernah merasa gugup, tidak nyaman, dan gelisah ketika berada di acara keluarga, pertemuan bisnis, dan sebagainya? Lingkungan banyak orang yang penuh keramaian dan menuntut adanya komunikasi ringan seperti sebuah siksaan untuk Anda.

Jika Anda pernah merasakan hal seperti itu, maka Anda tidak sendiri. Sebab, menurut survei yang diproduksi oleh One Poll terhadap 2.000 responden Amerika Serikat, menyebutkan, mayoritas generasi milenial tidak menguasai kemampuan komunikasi langsung dan tatap muka.

Sebanyak 65 persen generasi milenial merasa tidak percaya diri dengan interaksi sosial secara langsung.

Hasil survei yang disponsori oleh Don Pablo Coffee ini menemukan, 30 persen milenial pilih membatalkan dan menolak untuk pergi ke sebuah acara yang banyak orang karena takut dan gugup berkomunikasi.

Delapan dari 10 generasi muda mengungkapkan bahwa mereka lebih percaya diri berkomunikasi lewat pesan singkat dan aplikasi chat.

Kondisi ini tentunya mengkhawatirkan. Sebab, kunci keberhasilan seseorang baik secara pribadi dan karir adalah mampu berkomunikasi dengan orang sekitarnya.

Oleh karena itu, dua dari lima responden milenial pun memiliki masalah pengembangan karir dan kemampuan bersosialisasi.

“Saat Anda bersama dengan teman atau pertemuan bisnis penting, maka kebanyakan orang tidak ingin merasa tidak percaya diri dalam hal berkomunikasi. Perbincangan yang membosankan bisa menjadi indikasi lawan bicara kurang pengetahuan atau kurang cakap dalam menggiring komunikasi,” jelas Debra Fine, seorang pakar komunikasi dan penulis The Fine Art of Small Talk.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X