Rencana Efisiensi Ralph Lauren Termasuk Kurangi Jumlah Karyawan

Kompas.com - 06/04/2017, 09:29 WIB
Sang desainer sekaligus pemilik perusahaan retail busana di Amerika Serikat, Ralph Lauren, pensiun usai 48 tahun menjabat sebagai CEO. mashable.comSang desainer sekaligus pemilik perusahaan retail busana di Amerika Serikat, Ralph Lauren, pensiun usai 48 tahun menjabat sebagai CEO.
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Ralph Lauren Corp menutup butiknya yang berlokasi di Fift Avenue New York dan mengurangi sumber tenaga kerja.

Keputusan ini termasuk dalam program perusahaan yang bertajuk Way Forward Plan yang tahun lalu sempat diperkenalkan oleh Stefan Larson, mantan CEO Ralph Lauren.

Selain itu label yang telah berdiri selama 50 tahun ini juga akan memindahkan operasional digital mereka ke sebuah platform yang lebih fleksibel dengan biaya rendah.

Perwakilan dari Ralph Lauren berharap program efisiensi ini bakal terus terlaksana hingga akhir Maret 2018 mendatang dengan hasil mampu mengurangi biaya produksi hingga 140 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 2,1 triliun.

Namun, biaya penghematan ini pun akan menelan biaya hingga 370 miliar dollar AS atau lebih kurang Rp 5,5 triliun karena harus membayarkan pesangon, penalti biaya kontrak, dan biaya inventoris lainnya.

Sementara itu, Ralph Lauren akan terus mengembangkan bisnis mereka dengan merilis Raplh’s Coffee dan mengembangkan sejumlah formasi serta konsep butik terbaru sebagai bentuk penyegaran bagi pelanggan.

“Gerakan ini menjadi sangat penting untuk menindaklanjuti evolusi dan merealisasikan komitmen Way Forward yang kami buat bulan Juni 2016 kemarin,” jelas Jane Nielsen, CFO Ralph Lauren.

Nielsen menambahkan bahwa mereka juga ingin semakin meluaskan format belanja online karena percaya perpindahan platform ini akan menciptakan solusi terbaik untuk pasar Ralph Lauren seluruh dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber WWD
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perlukah Inovasi agar Ulos Lebih Dikenal?

Perlukah Inovasi agar Ulos Lebih Dikenal?

Look Good
Cegah Diabetes Melitus, Penyakit akibat Gaya Hidup

Cegah Diabetes Melitus, Penyakit akibat Gaya Hidup

Feel Good
Belum Dirilis, Air Force 1 G-Dragon Sudah Jadi Tren

Belum Dirilis, Air Force 1 G-Dragon Sudah Jadi Tren

Look Good
Hubungan Keluarga yang Buruk Membuat Kita Rentan Terserang Penyakit

Hubungan Keluarga yang Buruk Membuat Kita Rentan Terserang Penyakit

Feel Good
Tak Perlu Sungkan, Katakan Tidak Bila Memang Tak Sanggup

Tak Perlu Sungkan, Katakan Tidak Bila Memang Tak Sanggup

Feel Good
Tips Memilih Makanan Sehat Saat Makan di Luar

Tips Memilih Makanan Sehat Saat Makan di Luar

Eat Good
Siap-siap Bermain Bersama Anak di World of Imagination

Siap-siap Bermain Bersama Anak di World of Imagination

Feel Good
Mengapa Kebiasaan Merokok Bisa Bahayakan Jantung

Mengapa Kebiasaan Merokok Bisa Bahayakan Jantung

Feel Good
Bukan Sekedar Bercerita, Ini 5 Manfaat Dongeng untuk Otak Anak

Bukan Sekedar Bercerita, Ini 5 Manfaat Dongeng untuk Otak Anak

Feel Good
Waspada Bahaya Diabetes di Balik Jajanan Kekinian

Waspada Bahaya Diabetes di Balik Jajanan Kekinian

Feel Good
Aktif Bergaul Bikin Boros dan Mudah Berutang

Aktif Bergaul Bikin Boros dan Mudah Berutang

Feel Good
Tujuh Cara Menjadi Ayah Hebat

Tujuh Cara Menjadi Ayah Hebat

Feel Good
Tips Mengatur Keuangan Bagi 'Single Parent'

Tips Mengatur Keuangan Bagi 'Single Parent'

Feel Good
Satu Alpukat Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan

Satu Alpukat Setiap Hari untuk Menjaga Kesehatan

Eat Good
Jumlah Like Instagram Disembunyikan, Setuju?

Jumlah Like Instagram Disembunyikan, Setuju?

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X