Rasa Kesepian Memperlambat Kesembuhan Saat Sakit

Kompas.com - 06/04/2017, 17:05 WIB
Ilustrasi. MilanMarkovicIlustrasi.
|
EditorBestari Kumala Dewi

KOMPAS.com - Penelitian baru menunjukkan, tingkat kesepian yang dirasakan seseorang dapat memrediksi berapa lama penyembuhan saat sakit.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Health Psychology, peneliti mengevaluasi tingkat kesepian dari 213 orang yang sedang mengalami gejala flu, termasuk mengukur besarnya jaringan sosial yang peserta miliki.

Peneliti kemudian memberi semua peserta obat tetes hidung untuk meredakan gejala flu dan mengarantina peserta di sebuah hotel selama lima hari untuk melacak gejala.

Semua orang dalam studi ini memiliki gejala flu dalam tingkat yang relatif sama, tapi orang-orang yang melaporkan merasa kesepian mendapati gejala flu yang lebih parah ketimbang orang yang sedikit merasa kesepian.

Namun ini terlepas dari besar atau kecilnya jaringan sosial yang dimiliki, saat seseorang tetap merasa kesepian, maka dapat memengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan penyakit.

"Memiliki banyak teman namun merasa kesepian, sama seperti merasa sendiri di ruangan yang penuh sesak,” kata penulis studi Angie LeRoy, seorang kandidat PhD di University of Houston dan Universitas Rice.

“Tidak peduli berapa banyak orang teman yang Anda miliki dalam jaringan sosial Anda, jika hubungan tersebut kurang bermakna, itu tidak akan membuat perbedaan."

Kesepian telah lama dikaitkan sebagai faktor risiko kesehatan yang buruk. Orang yang kesepian diperkirakan memiliki risiko 26% lebih tinggi mengalami kematian dini ketimbang orang yang tidak.

Studi baru menambah bukti bahwa kesepian juga memengaruhi bagaimana kemampuan seseorang untuk sembuh dari penyakit.

"Hal sederhana seperti kesepian dapat memiliki efek pada kesehatan Anda," katanya. "Kita perlu lebih memperhatikan kondisi mental bila ingin tubuh kembali sehat.”

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber The Sun
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X