Jangan Pulaskan Ini pada Kulit yang Baru Ditato

Kompas.com - 07/04/2017, 13:18 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Membuat tato pada tubuh merupakan keputusan penting yang biasanya dipertimbangkan secara matang. Sebab, tato bukan sekadar seni gambar permanen pada kulit, tetapi juga ekspresi diri nan signifikan.

Salah satu hal efek sementara setelah tubuh Anda baru saja ditato adalah rasa perih dan gatal pada area tubuh yang ditato.

Apabila Anda tidak segera merawat kulit dan tato Anda, maka bisa terjadi perubahan warna tato, bintik-bintik, dan infeksi.

Tentunya Anda tidak mau kan merusak tato yang telah membuat Anda merogoh kocek lebih dalam.

Menurut Ilona Cuinate, seorang seniman dan pemilik studio tato di Inggris salah satu kesalahan yang banyak dilakukan orang setelah membuat tato adalah memulaskan losion atau krim berlebihan demi meredakan efek samping yang menganggu.

“Hal itu bisa membuat proses penyembuhannya semakin lama,” ujar Cuinate.

Selain itu, dia pun menambahkan, krim dan losion juga membuat tato terasa lengket dan liat selama fase penyembuhan.

“Kondisi ini membuat perubahan warna tinta tato karena kulit menyerap terlalu banyak pelembab,” pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber SheFinds
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X