Kompas.com - 07/04/2017, 14:07 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Walaupun kita semua sudah tahu bahwa pizza, burger, dan kentang goreng termasuk daftar makanan terburuk untuk dikonsumsi, tetapi sayangnya kita tidak bisa menghentikan diri untuk memakannya.

Sebenarnya, apa yang membuat junk food begitu menggoda, terutama ketika kelaparan malam hari?

Para peneliti di Feinberg School of Medicine di Northwestern University baru saja menemukan bahwa hal ini kemungkinan besar karena Anda kurang tidur.

Menurut mereka, kekurangan tidur membuat aktivitas otak Anda meningkat ketika dihadapkan dengan bau makanan yang berkalori tinggi.

Hasil tersebut ditemukan setelah para peneliti mengamati meminta partisipan untuk tidur dengan dua jangka waktu berbeda, delapan jam dan empat jam.

Setelah tidur selama delapan jam, para peneliti meletakkan makanan berkalori tinggi seperti keripik dan kue kayu manis di hadapan partisipan dan melihat aktivitas otak mereka melalui foto MRI.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pengujian yang sama kemudian diulang di minggu berikutnya, tetapi partisipan diminta untuk tidur hanya empat jam.

Ternyata, ketika partisipan hanya tidur selama empat jam, otak mereka menilai makanan yang berkalori tinggi tersebut menjadi lebih sedap.

Walaupun masih di tahap awal, tetapi penemuan ini konsisten dengan penelitian-penelitian sebelumnya yang menghubungkan antara kenaikan berat badan, konsumsi kalori yang berlebih, dan kurang tidur.

(Baca juga: Tidur Kurang, Berat Badan Naik)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.