5 Alasan Berat Badan Turun Tanpa Sebab

Kompas.com - 09/04/2017, 22:25 WIB
Shutterstock Menurunkan berat badan bisa dilakukan lebih mudah di bawah pengawasan medis. Berat badan pun jadi lebih stabil, tidak naik turun.

KOMPAS.com - Adalah wajar jika berat badan Anda sesekali sedikit berfluktuasi. Tapi, jika berat badan Anda turun setidaknya 5 persen dari sebelumnya dalam waktu kurang dari enam bulan, dan Anda tidak berdiet atau sengaja menurunkannya, lebih baik cari tahu ke dokter, kata Anne Cappola, MD, ahli endokrinologi dan profesor kedokteran di University of Pennsylvania.

"Kehilangan sejumlah besar berat badan tanpa alasan yang jelas bukanlah hal yang biasa," katanya. "Jika Anda kehilangan berat badan dan tidak ada yang berubah dengan pola makan atau kegiatan Anda, Anda perlu khawatir."

Ahli lainnya setuju

Pergeseran jumlah berat badan yang signifikan dan tidak memiliki pemicu yang jelas, bisa menjadi tanda awal dari kondisi kesehatan yang serius , kata Kerry Hildreth, MD, asisten profesor kedokteran geriatrik di University of Colorado.

Berikut adalah masalah kesehatan yang bisa menyebabkan penurunan berat badan tanpa Anda menyadarinya.

Masalah tiroid

Kehilangan berat badan adalah gejala umum dari hipertiroid atau tiroid terlalu aktif, kata Cappola. "Jika saya punya masalah tiroid, saya mungkin akan mengalami penurunan nafsu makan atau jantung berdebar-debar," jelasnya.

Masalah tidur dan merasa panas sepanjang waktu adalah dua gejala hipertiroid lainnya.

Gangguan autoimun

Gangguan autoimun misalnya penyakit celiac yang terkait dengan alergi gluten, juga dapat menyebabkan penurunan berat badan dan cenderung disertai gejala penyakit pencernaan lainnya seperti diare, kata Jamile Wakim-Fleming, MD, gastroenterologis di Cleveland Clinic.

Masalah pankreas, yang menghasilkan enzim untuk membantu pencernaan, juga dapat menyebabkan penurunan berat badan mendadak.

Diabetes

"Terutama pada tahap awal, diabetes dapat menyebabkan penurunan berat badan," kata Cappola. Anda juga mungkin mengalami gejala peningkatan frekuensi berkemih dan sering merasa haus.

Halaman:


EditorBestari Kumala Dewi
Sumber

Terkini Lainnya


Close Ads X