Kompas.com - 11/04/2017, 17:07 WIB
Ilustrasi pria beruban SHUTTERSTOCKIlustrasi pria beruban
|
EditorShierine Wangsa Wibawa

KOMPAS.com -- Tahukah Anda, serangan jantung adalah penyebab kematian nomor satu di dunia, mengalahkan kanker? Pada pria, penyakit jantung koroner adalah penyakit yang paling umum terjadi.

Namun, penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pria yang cepat ubanan paling berisiko mengalami penyakit jantung.

Studi ini adalah kali pertama yang mengaitkan dua faktor independen, yakni usia dan faktor umum lainnya seperti merokok, diabetes, dan obesitas.

Para peneliti menyakini bahwa rambut yang beruban menunjukkan usia biologis yang lebih tua sehingga terjadi peningkatan risiko serangan jantung.

Untuk mempelajari hal tersebut, para peneliti mengelompokan 545 responden menjadi grup yang memiliki sejarah penyakit jantung, tidak memiliki sejarah penyakit jantung, dan rambut beruban.

Kehitaman rambut juga dinilai dari angka satu (paling hitam) hingga nomor enam (sudah beruban total)

Ternyata, pria dengan nilai rambut tiga atau lebih mempunyai risiko sakit jantung koroner yang lebih tinggi.

Dr Irini Samuel dari Cairo Unviersity, Mesir, yang mengepalai penelitian ini menjelaskan bahwa sistem penilaian warna rambut beruban dapat digunakan menjadi prediktor risiko penyakit jantung.

Studi ini akan segera dipresentasikan pada konferensi di Malaga, Spanyol.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Mirror
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.