Kompas.com - 20/04/2017, 13:00 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Memilih foto profil yang tepat sesuai dengan platform media sosialnya sangat krusial. Dengan foto yang keren, meski tidak bertemu langsung orang akan mendapat gambaran kepribadian kita.

Biasanya kita akan memilih foto yang dianggap paling menarik dan keren. Tapi, pilihan subjektif itu seringkali kurang menarik di mata orang lain. Apalagi jika kita melakukan editing terlalu banyak sehingga jauh dari penampilan aslinya.

Kabar baiknya, ada cara yang efektif untuk menentukan mana foto yang paling tepat dipasang di profil kita. Caranya, tanyakan pada orang asing untuk memilih satu foto terbaik dari beberapa foto yang kita simpan.

"Orang yang tidak kenal dekat dengan kita secara konsisten akan memilih foto yang paling menarik dibanding dengan foto yang kita pilih sendiri," kata David White, peneliti bidang psikologi dari Universitas New South Wales, Sydney, Australia.

Ia mengatakan, sangat penting memilih foto profil yang tepat sesuai dengan jenis medianya. Foto profil untuk situs pencarian kerja tentu berbeda dengan foto media sosial yang isinya hanya teman-teman dekat, atau foto profil di situs kencan.

White dan timnya melakukan penelitian dengan melibatkan 100 mahasiswa. Para responden diminta memilih 12 foto terbaiknya dari galeri di media sosial, termasuk Facebook, Instagram, dan Flickr. Kemudian, mereka diminta memilih foto yang akan mereka pajang sebagai profil di Facebook, LinkedIn, dan Match.com.

Selanjutnya, para mahasiswa itu diminta melakukan tugas yang sama, tetapi memilih foto orang lain dengan jenis kelamin yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada fase kedua studi itu, peneliti menggunakan situs crowdsourcing untuk mengundang orang-orang memberi impresi pada foto yang sudah dipilih. Para partisipan diminta memberi peringkat foto mana yang paling menarik, apakah yang pilihan responden sendiri atau foto pilihan orang lain.

Ternyata, foto profil yang dipilihkan orang lain paling banyak mendapatkan pujian dan dianggap paling tepat sesuai dengan jenis medianya.

White mengatakan, orang cenderung menganggap dirinya lebih positif dibanding orang lain. Pandangan tersebut membuat kemampuan mereka memilih foto yang memang benar-benar menarik di mata publik kurang tepat.

Selain itu, orang asing juga cenderung lebih baik dalam memilih foto otentik yang menangkap penampilan terkini seseorang dibanding subjek itu sendiri.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.