Kompas.com - 22/04/2017, 07:00 WIB
Berlari di medan yang menanjak jacoblundBerlari di medan yang menanjak
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

Hal lain yang membuat tujuan lebih sulit dicapai adalah karena tubuh kita mudah beradaptasi sehingga membuat usaha kita lebih ringan. Mungkin pada minggu pertama berlari, tubuh masih kaget dan membutuhkan lebih banyak energi untuk menyelesaikan kegiatan itu. Namun di minggu-minggu berikutnya, tubuh sudah menyesuaikan diri sehingga aktivitas berlari tidak seberat sebelumnya.

Secara biologis tubuh kita memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap gerakan yang dilakukan berulang sehingga jumlah kalori yang terbakar untuk sebuah usaha akan semakin kecil. Jadi jika anda rutin berlari, maka kalori yang dibakar tubuh akan semakin sedikit dari waktu ke waktu.

Untunglah cara mengakalinya cukup sederhana. Kita cukup memodifikasi latihan sehingga tubuh dipaksa untuk bekerja lebih keras dan menghadapi tantangan yang berbeda. Misalnya hari ini kita berlatih lari jarak jauh dengan kecepatan rendah, pada latihan berikutnya cobalah latihan lari cepat atau lari di medan menanjak. Intinya ubahlah kecepatan, jarak, dan medan setiap kali latihan agar tubuh kita  mendapat tantangan berbeda.

Anda tidak berlatih beban

Berlari memang akan membakar kalori. Tapi agar yang terbakar lebih banyak, kita perlu melatih otot-otot kita karena di situlah tungku pembakar kalori berada. Berlari saja hanya akan menghasilkan ketahanan otot, namun tidak membangun banyak massa otot.

Mike Watson Images Berlatih angkat beban
Dengan menambahkan latihan beban dan kekuatan, kita membangun lebih banyak serat otot sehingga metabolisme meningkat. Melatih otot akan sekaligus menambah kemampuan berlari, terutama jika yang dilatih adalah otot kaki.

Bila Anda memperbaiki rutinitas lari dan cara hidup Anda seperti saran di atas, maka bukan saja perut rata yang Anda dapatkan, namun juga bonus tubuh yang lebih kuat dan bugar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.