Kompas.com - 04/05/2017, 17:03 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

“Kekakuan sepatu akan memberi keuntungan bagi pelari,” ujar Bret Schoolmeester, Senior Director of Global Running Footwear, Fast dalam rilis yang dikirimkan Nike, Kamis (4/5/2017). “Namun bantalan yang terlalu kaku akan memindahkan beban dari kaki ke betis, yang menyebabkan kelelahan pada jarak jauh. Oleh karenanya pada sepatu ini kami mengembangkan bentuk khusus untuk menghilangkan masalah itu.”

Dr. Geng Luo, peneliti senior di Nike Sport Research Lab menambahkan, “Tujuan penggunaan plat ini adalah untuk mengurangi hilangnya tenaga saat pelari menekuk jarinya. Namun lengkungan pada plat dirancang agar bebannya tidak beralih ke betis.”  

Fitur lain yang mencolok dari sepatu ini adalah tumit aerodinamiknya yang berbentuk lancip ke belakang seperti sirip ikan hiu. Bentuk yang juga diharapkan menambah kecepatan berlari.

Nah dengan sepatu itu, mampukah para pelari memecahkan rekor marathon di bawah 2 jam? Akankah Nike Zoom Vaporfly Elite menjadi sepatu marathon tercepat di dunia? Kita tunggu hasilnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.