Kompas.com - 05/05/2017, 19:40 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ada banyak alasan mengapa lebih dari 40 juta pasangan suami istri di seluruh dunia tak lagi melakukan hubungan seksual meski setiap malam tidur satu kamar.

Padahal, tanpa hubungan seks, Anda dan pasangan hanyalah teman sekamar. Demikian ungkapan kontroversial yang disampaikan Jill Blakeway, penulis buku Sex Again: Recharging Your Libido.

Bukannya tanpa alasan Blakeway mengungkapkan hal itu. Menurut pengamatannya pada ribuan pasangan yang berkonsultasi ke kliniknya, ia menyebutkan bahwa absennya hubungan seksual berpengaruh negatif bagi perkawinan.

Paling tidak ada tiga penyebab utama mengapa Anda tak lagi bergairah untuk hubungan seks.

1. Kelelahan
Bila setiap hari Anda berangkat pagi-pagi dan sampai di rumah malam hari, mungkin tidur di kasur yang nyaman adalah satu-satunya hal yang paling diinginkan.

Itu sebabnya jika Anda dan pasangan setiap hari sibuk, jangan hanya menjadwalkan seks di malam hari. Lakukan pada pagi hari atau setiap sabtu pagi ketika anak-anak sudah asyik di depan televisi atau gawai. Pilihlah waktu yang paling nyaman untuk Anda berdua dan lakukan teratur. Bila keintiman sudah kembali, Anda dan pasangan akan siap melakukannya kapan pun.

2. Stres
Stres merupakan penyebab terbesar berkurangnya gairah seksual wanita. "Stres bisa mengalihkan fokus, membuat kepekaan pada tubuh juga berkurang. Hubungan seks menjadi tak lagi menyenangkan," kata Blakeway.

3. Citra tubuh
Perubahan usia seringkali dibarengi dengan perubahan bentuk tubuh. Perasaan tidak menarik lagi ini bisa membuat hasrat bercinta memudar. Siasati dengan fokus pada bagian tubuh yang membuat kita merasa bahagia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X