Kompas.com - 09/05/2017, 15:44 WIB
Trai running atau lari lintas alam blyjakTrai running atau lari lintas alam
|
EditorWisnubrata

Kombinasi antara berlari dan mendaki ternyata menawarkan lebih banyak manfaat sehat ketimbang hanya berlari di treadmill atau di jalan.

Olahraga yang memiliki gabungan keduanya adalah trail running atau berlari di alam terbuka, baik di perbukitan, hutan, atau gunung. Olahraga ini dinilai mampu memberikan penyegaran layaknya wisata alam, di samping memberikan manfaat utama kebugaran fisik yang lebih baik. Apa saja manfaat itu?

1. Mendapat manfaat berlari dan squat sekaligus

Medan yang kadang naik dan turun membuat otot sekitar paha bekerja lebih baik. Terutama saat menurun, paha depan bertindak sebagai rem saat menuruni bukit. Dalam satu waktu, Anda mendapatkan 2 manfaat olahraga sekaligus, yaitu berlari dan squat.

2. Memperkuat otot inti

ninikas Dalam trail running, kadangkala kita harus melompat
Permukaan jalan setapak selama trail running yang kadang-kadang dipenuhi rintangan seperti akar pepohonan yang mencuat atau bebatuan, mengharuskan Anda melibatkan lebih banyak otot inti untuk mempertahankan keseimbangan tubuh. Sehingga, setiap langkah Anda melewati jalur menantang akan memperketat dan memperkuat otot inti Anda.

3. Pergerakan pinggul lebih stabil

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berjalan menanjak akan melibatkan otot bokong dan otot-otot lain yang berperan penting dalam pergerakan pinggul. Semakin sering Anda melatihnya, maka otot-otot tersebut akan lebih kuat dan stabil.

4. Betis menjadi lebuh kuat

Keseimbangan yang dibutuhkan tubuh kala menghadapi permukaan jalan yang tidak rata akan membuat otot betis menjadi lebih kuat, sehingga mampu meningkatkan keseimbangan dan kekuatan kaki bawah saat Anda kembali berlari di jalan biasa.

5. Risiko cedera pada jaringan ikat menurun

Setiap langkah tubuh Anda beradaptasi untuk melewati berbagai jenis medan sekaligus, yaitu medan datar, mendaki, maupun menurun. Maka setiap langkah itu pula ligamen dan tendon di sekitar sendi pergelangan kaki, lutut, dan pinggul menjadi semakin kuat. Sehingga risiko cedera yang mungkin terjadi saat Anda berlari bisa berkurang.

6. Sendi menjadi lebih fleksibel

EpicStockMedia Jalanan mendaki dalam trail running
Permukaan jalan setapak berupa tanah, rumput atau bahkan pasir ternyata lebih bersahabat bagi persendian ketimbang trotoar. Sehingga, melakukan jejak di alam terbuka memberikan kesempatan pada otot sendi untuk lebih fleksibel.

7. Melatih jantung lebih baik

Karena permukaan jalan yang jauh dari mendatar dan halus, otot jantung akan bekerja lebih keras saat Anda melawati medan trail run. Berbagai variasi medan berlari mampu meningkatkan daya tahan kardiovaskular secara berbeda ketimbang saat berlari di jalan raya atau treadmill.

8. Membakar kalori lebih banyak

Penelitian menunjukkan bahwa berlari di perbukitan bisa membakar kalori 10% lebih banyak ketimbang berlari di jalan. Dikombinasikan dengan tujuh manfaat sebelumnya, trail running akan membuat tubuh Anda lebih kuat, lebih ramping, dan lebih sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.