Kompas.com - 12/05/2017, 19:35 WIB
Disfungsi ereksi thinkstockDisfungsi ereksi
Penulis Wisnubrata
|
Editor Wisnubrata

Penis yang loyo bukan hanya buruk bagi kehidupan seks Anda. Pria dengan disfungsi ereksi memiliki resiko kematian 70 persen lebih tinggi, demikian hasil study dari Universitas Mississippi. Mengapa begitu?

Menurut Tobias Köhler, M.D., urolog dari Southern Illinois University School of Medicine, penyebab utama disfungsi ereksi adalah kondisi kesehatan jantung yang buruk. Artinya bila barang Anda tidak bisa mengeras, bisa jadi itu tanda bahwa jantung Anda bermasalah.

Faktanya, saluran yang membawa darah ke penis adalah saluran kecil dengan diameter hanya satu hingga dua milimeter. Ini menyebabkan mereka lebih mudah tersumbat. Bila dinding saluran itu mulai dipenuhi plak –akibat makanan, kurang olahraga, merokok, usia, atau faktor genetik—maka aliran darah ke penis akan terganggu, sehingga ereksi sulit didapatkan.

Bila sumbatan makin banyak, maka ia akan mulai mempengaruhi saluran arteri yang lebih besar, termasuk yang membawa darah ke jantung. Hal ini memunculkan resiko serangan jantung.

Oleh karenanya penting memeriksakan penyebab disfungsi ereksi. Bila penyebabnya karena penyumbatan, itu adalah peringatan awal agar segera membenahi masalah kardiovaskular sebelum menjadi fatal.

“Mereka yang mengalami masalah ini sebaiknya segera berobat, mulai menjaga makanannya dan melakukan olahraga yang disarankan. Dengan begitu kerusakan bisa dibetulkan dan Anda siap untuk bercinta lagi,” kata Kohler.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.