Ini Jurus Jitu Agar Bisa Lari Marathon Sampai Finis

Kompas.com - 13/05/2017, 20:38 WIB
Atlet Lari Gawang Indonesia, Dedeh Erawati berbagi tips untuk persiapan lari marathon. KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAAtlet Lari Gawang Indonesia, Dedeh Erawati berbagi tips untuk persiapan lari marathon.
|
Editor Syafrina Syaaf

SUKOHARJO, KOMPAS.com - Selain bisa menjaga tubuh tetap bugar, lari marathon saat ini telah menjadi gaya hidup yang tengah digandrungi sejumlah masyarakat dari berbagai kategori usia.

Tak sedikit perusahaan-perusahaan mengadakan acara yang menggelar lomba lari marathon dengan menawarkan berbagai hadiah menarik di akhir acara ketika para peserta marathon mencapai garis finis.

PT Konimex Indonesia salah satunya, melalui acara bertema Konimex Run for Health yang akan digelar perusahaan farmasi ini menawarkan beragam hadiah, mulai dari sepeda motor yang diundi pada saat acara usai dan hadiah uang tunai jutaan rupiah untuk para pemenang.

Untuk bisa memenangkan hadiah-hadiah tersebut, diperlukan beberapa persiapan yang harus dilakukan para peserta sebelum memulai untuk berlari dan mencapai garis finis dengan kondisi prima.

Atlet Lari Gawang Indonesia, Dedeh Erawati, yang hadir dalam perhelatan Konimex Run for Health pada hari  Minggu 14 Mei 2017 besok berbagi tips agar para peserta marathon bisa sampai garis finis.

Pertama, pada malam hari peserta lari marathon dilarang untuk begadang dan harus tidur yang cukup. Sebab, tidur cukup akan membuat tubuh seseorang kembali dalam kondisi prima untuk melakukan aktifitas apapun baik itu di dalam maupun luar ruangan.

Kedua, saat bangun di pagi hari, para peserta lari marathon disarankan untuk sarapan terlebih dahulu. Usahakan untuk memilih sarapan ringan seperti memakan biskuit atau pisang. Lalu, tidak disarankan untuk sarapan terlalu berlebihan.

"Sebisa mungkin sarapan ringan, satu setengah jam sebelum memulai lari marathon," kata Dedeh yang telah memenangkan dua medali emas dan satu perunggu di World Master Games 2017 di Auckland, Selandia Baru.

Ketiga, gunakan baju yang mudah menyerap keringat dan gunakan sepatu untuk lari yang tepat.

Selanjutnya, untuk pria atau pun wanita, tidak disarankan untuk menggunakan celana jeans. Selain tidak nyaman digunakan saat lari, jeans juga akan membuat area panggul atau pergelangan paha menjadi lecet.

Keempat, saat berada di sekitar lokasi marathon, para peserta marathon disarankan untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu selama lima sampai 10 menit.

"Pemanasan kaki lebih utama, karena kita lebih banyak kegiatan di kaki maka perbanyak pemanasan di area kaki," tutur Dedeh.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X