Kompas.com - 21/05/2017, 12:31 WIB
|
Editor Syafrina Syaaf

Sebanyak 18.000 responden berusia dewasa dari negara-negara yang berbeda turut menyuarakan pendapat masing-masing dalam studi global ini.

Studi juga melihat bahwa keseteraan jender dan peran dalam keluarga masih menjadi isu besar di negara-negara berkembang.

Pemerintahan negara-negara di Eropa, menurut studi, sudah mempromosikan waktu mengurus keluarga untuk para pria.

Norwegia meminta pria menyediakan 36 minggu dalam setahun untuk keluarga, Swedia 68 minggu, Belanda, Jerman, dan Inggris 52 minggu.

Seruan tersebut berasal dari laporan studi University of Florida. Anak-anak yang tumbuh dengan ayah yang banyak terlibat pada keluarga dan tugas rumahtangga tumbuh dengan perilaku yang lebih baik, tidak terlibat tindakan kriminalitas, dan cenderung menuruti aturan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.