BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Blue Band

Memasak Makanan Sendiri Bikin Hidup Lebih Bahagia, Mau Bukti?

Kompas.com - 24/05/2017, 08:58 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorSri Noviyanti

KOMPAS.com – Banyak orang berpikir akan pentingnya selebrasi atas sebuah pencapaian. Caranya bermacam-macam. Misalnya, sah-sah saja jika menghabiskan uang dengan belanja atau makan di restoran mahal ketika berhasil naik jabatan.

Namun, sebuah penelitian yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition pada 2012 menunjukkan hal lain. Penelitian ini mengamati bagaimana pilihan makanan bisa memengaruhi suasana hati seseorang.

Dalam penelitian tersebut, sebanyak 160 wanita diminta melaporkan apa saja yang mereka makan dalam durasi waktu 10 hari. Setiap dua jam, mereka dihubungi tim peneliti untuk melaporkan apa yang telah dimakan dan bagaimana perasaan orang bersangkutan setelahnya.

Sebelumnya, banyak orang menduga bahwa makan makanan di luar, misalnya restoran, bisa membuat seorang—khususnya wanita—menjadi lebih bahagia. Akan tetapi, penelitian ini malah menemukan bahwa wanita ternyata lebih bahagia dan jauh dari stres setelah makan makanan rumahan.

“Rumah adalah lingkungan istimewa dengan pilihan makanan yang memicu energi positif,” demikian tulis studi tersebut, seperti dikutip dari laman Psychology Today.

Andrew Arthur Ilustrasi dapur. Dapur ini didesain oleh Laura Schwartz-Muller.


Malas memasak

Pada dasarnya, makan makanan yang dimasak sendiri memang memberikan efek positif terhadap suasana hati. Sayang, rasa malas masih menjadi penghalang utama bagi wanita untuk terjun ke dapur dan memasak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Survei yang dilakukan oleh Meat & Livestock Australia (MLA) pada 2011 kembali menjadi penguat anggapan tersebut.

Dalam survei itu, 250 ibu bekerja di Jakarta dilibatkan. Hasilnya, data menunjukkan bahwa hanya 2 dari 10 ibu yang memasak untuk keluarganya pada akhir pekan.

Adapun delapan orang lainnya, lebih memilih makan di luar. Mereka menggangap bahwa makan di luar lebih praktis.

Stigma ribet alias tidak praktis memang tidak bisa lepas dari kegiatan memasak. Padahal ada banyak jenis sajian yang tak butuh waktu lama untuk diolah. Misalnya saja, sajian kue.

Thinkstock Ilustrasi kue nastar

Baik kue basah maupun kering (cookies), bisa jadi pilihan kudapan yang bisa dimasak dengan mudah. Hilangkan dulu pikiran sulit memasak atau tidak memiliki peralatan yang cukup lengkap.

Saat ini, sudah ada beberapa bahan pokok kue yang memudahkan wanita sehingga tidak lagi memerlukan peralatan memasak yang kompleks.

Misalnya dengan mengganti margarin yang biasa dipakai dengan Blue Band Cake and Cookie. Perpaduan antara margarin dan butter dalam komposisinya membuat kue menjadi lebih lezat dengan aroma dan rasa khas butter.

Selain itu, membuat kue kering bisa dilakukan tanpa menggunakan oven. Ya, kue nastar, contohnya, tetap dapat dibuat dengan tekstur renyah meskipun tanpa harus dipanggang dengan oven.

Selain kue nastar, ada banyak jenis kudapan yang juga bisa diolah secara sederhana. Beberapa resep dan cara membuat kue tanpa oven bisa dipelajari di sini.

Dengan begitu, tak ada alasan lagi untuk malas membuat olahan makanan sendiri dari dapur di rumah. Terlebih lagi, Ramadhan akan segera tiba. Siapa pun bisa membuat kudapan sederhana untuk menyambutnya.

Selamat mencoba!


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.