Kompas.com - 24/05/2017, 10:00 WIB
Ilustrasi Thinkstock/kieferpixIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Dalam budaya manusia, emosi normal seperti suatu waktu merasakan kesedihan sering kali dianggap sebagai sebuah gangguan. Itu sebabnya rasa sedih dihindari dan dimusuhi.

Menurut klaim industri iklan, marketing, dan juga "penyembuhan diri", kebahagiaan adalah satu hal yang harus kita miliki. Padahal, bad mood adalah bagian penting dalam spektrum emosi yang sering dialami.

Berbagai penelitian menunjukkan, rasa sedih atau mood yang buruk seharusnya kita anggap sebagai sebuah hal yang normal, bahkan bermanfaat sebagai bagian dari adaptasi terhadap lingkungan dan tantangan sehari-hari.

Para pakar psikologi yang melakukan studi tentang emosi menyebutkan, rasa sedih memiliki fungsi yang penting, yakni sebagai peringatan agar kita menyatakan pada sekeliling kita bahwa kita butuh direspon.

Kesedihan juga bisa meningkatkan empati, welas asih, perasaan terhubung dan juga moral. Rasa sedih juga sejak lama dianggap sebagai pupuk bagi kreativitas dalam seni.

Berikut adalah beberapa manfaat dari kesedihan menurut para ahli psikologi.

- Ingatan lebih baik
Mood yang buruk ternyata bisa membuat kita mengingat suatu kejadian dengan lebih detil.

- Penilaian lebih akurat
Dalam skala ringan, bad mood ternyata bisa mengurangi bias dan distorsi saat membuat kesan pertama. Selain itu, saat kita sedang sedih kita pun tak begitu mudah percaya pada stereotipe.

- Motivasi
Dalam sebuah uji coba ditemukan bahwa mereka yang sedang mengalami rasa sedih justru berusaha lebih keras dalam melakukan pekerjaannya.

- Komunikasi
Orang yang suasana hatinya kurang ceria juga ternyata bisa memberikan argumen yang bersifat mengajak dengan lebih baik. Mereka juga lebih mudah meyakinkan orang lain.

- Lebih adil
Perasaan sedih yang tidak terlalu dalam juga bisa membuat seseorang mau lebih terbuka pada ekspektasi sosial dan norma. Akibatnya, mereka pun bersikap lebih adil dan tidak egois.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.