Kompas.com - 27/05/2017, 10:15 WIB
Ilustrasi. SHUTTERSTOCKIlustrasi.
|
EditorWisnubrata

KOMPAS.com - Jus buah sering dianggap sebagai minuman sehat dan lezat untuk dikonsumsi. Namun, laporan terbaru dari The American Academy of Pediatrics (AAP) menyebutkan bahwa jus buah tidak memberikan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan bayi.

Bahkan, dalam laporannya jus buah justru hanya akan membahayakan kesehatan tubuh sang bayi dalam jangka panjang. Apalagi jika jus buah diberikan ke bayi yang belum genap berusia 1 tahun. Laporan itu juga menggarisbawahi riset sebelumnya yang menghubungkan jus buah dengan malnutrisi dan kegemukan pada anak.

"Jus buah tidak memberikan manfaat gizi yang baik bagi bayi yang berusia kurang dari 1 tahun. Memberikan jus buah sebelum bayi genap berusia 1 tahun hanya akan menurunkan keinginan bayi untuk mengkonsumsi air susu ibu (ASI)," demikian disebutkan dalam laporan.

Bila hal itu yang terjadi, maka itu bisa jadi masalah besar karena ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan anak-anak untuk tahun pertama kehidupan mereka. Saat anak tidak mendapatkan nutrisi dari ASI, pertumbuhannya bisa terhambat dan merusak kesehatan secara keseluruhan dalam jangka panjang.

Asosiasi Produk Jus menyuarakan kesepakatannya dengan rekomendasi AAP untuk mencegah jus dikonsumsi oleh anak-anak di tahun pertama mereka. Tapi mereka juga menyebutkan manfaat jus akan dirasakan untuk anak-anak di atas usia satu tahun agar makanan mereka lebih bervariasi dan berserat.



Sumber Fatherly
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X