Kompas.com - Diperbarui 01/04/2022, 09:11 WIB

KOMPAS.com - Kita sudah paham bahwa mengonsumsi makanan berbau tajam bisa memicu bau mulut.

Tapi, menghindari makanan sama sekali alias berpuasa, juga menyebabkan masalah yang sama.

Tanpa konsumsi makanan dan minuman secara teratur di siang hari, produksi air liur (saliva) di mulut akan berkurang.

Baca juga: Kentut hingga Bau Mulut, 5 Tanda Tubuh yang Sehat Saat Bangun Pagi

"Saliva merupakan pelembap mulut sekaligus pelawan bakteri."

"Kalau produksinya sedikit, lidah dan mulut akan menjadi tempat perkembangbiakan bakteri," kata Dr.Rana Al Thib dari Dubai Healthcare City.

Studi yang dimuat dalam jurnal American Dental Association juga menyebutkan, produksi air liur yang berkurang juga membuat bakteri lebih cepat tumbuh.

Selain saat berpuasa, bau mulut juga bisa dialami oleh mereka yang melewatkan waktu sarapan atau makan siang atau kurang minum.

Baca juga: Membersihkan Lidah, Bukan Cuma Demi Mencegah Bau Mulut

Demi menyiasati masalah menyebalkan ini, pastikan kebersihan gigi dan mulut terjaga.

Selain menyikat gigi setelah makan, tambahkan berkumur dengan obat kumur atau menggunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan.

Cegah mulut kering selama berpuasa dengan mengonsumsi cukup cairan saat sahur, berbuka, dan sebelum tidur.

Baca juga: Membersihkan Lidah, Bukan Cuma Demi Mencegah Bau Mulut

Konsumsi cairan dua liter setiap hari juga harus dipenuhi selama bulan Ramadhan.

Berkumur dengan air, selama tidak tertelan, juga bisa membantu mengurangi jumlah bakteri di mulut. Berkumur ini dilakukan saat melakukan wudhu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber Gulf News
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.