Kompas.com - 31/05/2017, 11:16 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

Lebih banyak waktu bepergian juga berarti lebih sedikit waktu untuk tidur. Ditambah lagi, pekerja shift sering memaksa diri bangun lebih awal pada hari libur mereka, yang justru akan memperburuk keadaan saat mereka kembali bekerja.

"Mereka mencoba untuk tidur ketika orang lain sudah bangun. Sering kali mereka akan 'mengubah' jam tidur itu pada hari libur, dan ini bisa membuat tidur menjadi sangat berat," kata Breus.

Kendati demikian, jika perkerjaan Anda mewajibkan shift malam, usahakan buat secara teratur dan konsisten. Jika tidak bisa, minta atasan Anda untuk membuat jadwal lebih pasti untuk beberapa pekan ke depan.

Jika semuanya gagal dan Anda tidak bisa tidur nyenyak, mintalah dokter memberi pengobatan shift work disorder. Obat itu akan mencegah Anda tertidur di tempat kerja sehingga akan lebih mudah tidur saat di rumah.

"Anda memiliki pergeseran yang lebih baik dan bisa pulang tanpa membahayakan diri sendiri," kata Winter.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.