Kompas.com - 05/06/2017, 04:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kemudahan melakukan belanja online membuat kita bisa belanja kapan saja tanpa merasa mengeluarkan uang. Tinggal klik, transfer, dan barang pun esoknya sudah dikirim.

Godaan untuk belanja online memang tak gampang diatasi. Jika dibiarkan terus menerus, kebiasaan ini bisa membuat masalah keuangan. Untuk mengendalikannya, coba lakukan dua trik psikologi berikut ini.

1. Perbandingan dalam jam
Anda bisa saja mendapatkan kaftan cantik yang dipakai para selebgram seharga Rp 500.000 atau jaket keren Rp 300.000. Harganya mungkin terkesan murah karena kualitasnya diklaim bagus.

Namun, coba cek lagi berapa jam yang harus Anda habiskan untuk mendapat uang Rp 500.000? Jika dalam satu jam Anda dibayar sekitar Rp 50.000, itu berarti Anda perlu bekerja 10 jam untuk mendapatkan nominal tersebut.

Padahal, penghasilan Anda masih harus dipotong pajak. Nah, sekarang apakah Anda rela bekerja selama 10 jam lebih untuk mendapatkan sepotong pakaian yang sebenarnya model yang sama di lemari Anda dari musim lalu?

2. Bayangkan dalam bentuk tunai
Trik ini cukup efektif untuk menahan sifat impulsif saat sedang browsing ke situs belanja online, bayangkan uang tunai.

Ketika Anda tertarik melihat satu baju, misalkan harganya Rp 500.000, bayangkan di samping gantungan baju itu ada uang tunai dalam jumlah yang sama. Mana yang akan Anda ambil? Kebanyakan akan memilih mengambil uang tunai.

Trik itu juga bisa diterapkan untuk pembelian barang "kecil" yang terkesan harganya tak seberapa tetapi saat ditotal bisa menggerogoti rekening Anda.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X