Kompas.com - 06/06/2017, 17:48 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Umumnya, orangtua selalu mengharapkan yang terbaik untuk buah hati mereka.

Memiliki perilaku baik, beragama, dan cerdas, merupakan tiga urutan asa orangtua terhadap anak.

Alhasil, orangtua pun melakukan ragam upaya untuk membimbing anak-anak menjadi cemerlang dalam budi pekerti dan prestasi akademis.

Nah, untuk urusan akademis para orangtua tak hanya menyekolahkan anak secara formal, tetapi juga menyertakan si kecil mengikuti sejumlah les demi menyempurnakan “asupan” edukasi.

Namun, Anda jangan berlebihan. Sebab, penelitian dari Harvard University menguak dua kebiasan belajar yang malah membuat nilai akademis anak turun.

Penelitian menyebutkan, belajar lebih dari 30 menit merupakan salah satu metode yang salah.

Idealnya, waktu belajar di rumah adalah untuk mengingatkan anak mengenai apa yang sudah dipelajari di sekolah. Jadi, jika mereka harus kembali belajar di rumah dalam waktu yang lama, maka bisa merugikan.

Selain itu, peneliti juga menyarankan agar orangtua komitmen menjaga jam belajar anak di waktu yang sama.

Sebab, hal yang demikian lebih efektif dalam menstimulasi otak si kecil agar terbiasa aktif pada waktu yang telah ditentukan.

Kemudian, studi mengungkapkan orangtua juga menerapkan cara penyampaian informasi yang tepat.

Memberikan informasi satu per satu, kata hasil studi, lebih baik ketimbang langsung menyampaikan 10 informasi dalam waktu yang bersamaan.

Waktu belajar anak di rumah ini sangat ditekankan pada penelitian agar jangan sampai tengah malam.

Pasalnya, anak yang dibiarkan selalu belajar dengan intens hingga harus bergadang ditemukan banyak mendapatkan nilai rendah di sekolah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.