Kompas.com - 08/06/2017, 17:36 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Berlian merupakan perhiasan yang bernilai tinggi. Satu set perhiasan berlian, mulai dari kalung, cincin, anting-anting, hingga gelang, nilainya bisa mencapai milyaran rupiah. Meski begitu, koleksi berlian mungkin tidak tepat dijadikan investasi.

Menurut Yogi Siswantoro, Brand Manager Mondial Jeweler, merek perhiasan berlian premium, karena keindahannya berlian lebih tepat dianggap sebagai koleksi dan perhiasan semata.

"Harganya memang tinggi dan bentuknya klasik sehingga bisa dipakai terus menerus. Berlian adalah investasi untuk diteruskan ke generasi berikut," ujar Yogi dalam acara Private Viewing Koleksi Precious Stone, Colored Diamond & Pearl dari Mondial di Jakarta (6/6/2017).

Ia mengatakan, kebanyakan penggemar berlian menilai berlian dari keindahannya sehingga lebih suka dikoleksi dan dipakai untuk menunjang penampilan.

"Dibanding emas batangan, harga berlian kurang stabil. Sebab pada tahun 2003 lalu harganya sempat drop lumayan karena krisis global," ujarnya.

Kendati demikian, menurut Yogi, dibandingkan perhiasan berbentuk emas, nilai perhiasan bertahtakan berlian lebih tinggi dan lebih stabil.

"Kalau ingin koleksi dan investasi, sebaiknya pilih berlian yang beratnya di atas satu karat. Ini sering jadi pilihan konsumen kami karena uangnya aman di situ, dan perhiasannya bisa dipamerkan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.