Hobi Makan Kentang Goreng Tingkatkan Risiko Kematian

Kompas.com - 13/06/2017, 16:00 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
|
EditorLusia Kus Anna

Kentang goreng termasuk dalam makanan pendamping ayam goreng atau burger yang nikmat. Tetapi, kita pun sebenarnya tahu bahwa kesukaan mengasup kentang goreng, seperti halnya gorengan lain, tidak sehat.

Bahaya gorengan terhadap kesehatan ternyata tak sekadar membuat gemuk, lebih dari itu hobi memakan kentang goreng dua kali seminggu meningkatkan risiko kematian.

Demikian menurut sebuah studi yang dilakukan selama 8 tahun dengan melibatkan 4.400 pria dan wanita berusia antara 45 dan 79 tahun. Di akhir penelitian, 236 orang meninggal dunia.

Para peneliti menemukan, orang-orang yang mengkonsumsi kentang goreng lebih dari dua kali dalam seminggu, memiliki risiko kematian yang tinggi. Walau begitu, memang tidak ditemukan hubungan langsung antara menyukai kentang goreng dan kematian.

Kentang goreng dianggap tidak sehat karena selain mengandung lemak tinggi yang berasal dari minyak goreng, makanan ini juga sering ditambah garam yang banyak. Bila sering dikonsumsi, bukan hanya menyebabkan kegemukan, tapi juga bisa membuat lemak darah tidak sehat dan tekanan darah meningkat.

Bila ingin sehat, batasi asupan gorengan. Pilihlah camilan atau makanan sampingan lain yang lebih sehat seperti sayuran, buah, kacang rebus, atau yogurt.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber menshealth
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X