Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 17/06/2017, 16:56 WIB
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Apa sih yang terbayang dalam benak Anda ketika mendengar kata mudik? Tiket mahal, sudah pasti. Jalanan macet? Nah ini yang biasanya menjadi salah satu permasalahan yang timbul saat euforia mudik berlangsung.

Tak bisa dipungkiri, besarnya volume kendaraan di jalan menuju kota-kota tujuan menjadi pemandangan yang tidak asing lagi. Antrean kendaraan di ruas tol, kemacetan-kemacetan yang terjadi dipersimpangan jalan akan Anda temui saat mudik ke kampung halaman.

Waze, salah satu aplikasi yang bisa membantu Anda mencari jalan terbaik untuk menghindari macet, pada Kamis (15/6/2017) merilis waktu-waktu terbaik kapan Anda harus melakukan perjalanan agar terhindar dari macet.

Survei yang dirilis oleh Waze ini menganalisa kemacetan lalu lintas di Indonesia dengan menggunakan informasi yang dimasukkan Wazers ke dalam aplikasi pada bulan Ramadan tahun lalu. Untuk mendapatkan data dan temuan yang sebanding, Waze merekam data dari empat minggu sebelum dan empat minggu sesudah Lebaran

Menurut survey tersebut, waktu terbaik untuk bepergian adalah di hari Selasa. Berdasarkan temuan Waze, di hari Selasa 27 persen kendaraan lebih sedikit dibandingkan hari lainnya. Ini tidak hanya terjadi pada saat momen mudik tetapi pada saat hari-hari besar lainnya.

Selain Selasa, hari Sabtu juga menjadi hari yang bagus untuk Anda bepergian. Di hari Sabtu sekitar 16 persen kendaraan lebih sedikit dibandingkan hari lainnya. Namun dengan catatan, jika Anda berpergian di hari Sabtu, sebaiknya Anda jalan sebelum pukul 12.00 WIB.

Jika Selasa dan Sabtu adalah waktu terbaik untuk melakukan perjalanan, maka hari Senin dan Minggu adalah hari terburuk untuk Anda jika ingin melakukan bepergian.

Di hari Minggu ada 16 persen kendaraan lebih banyak dari hari biasanya mulai pukul 10.00 WIB sampai 22.00 WIB. Hari Senin juga menjadi hari terburuk karena ada 21 persen kendaraan lebih banyak di hari ini, namun kepadatannya tak bertahan lama, hanya berlangsung selama empat jam mulai pukul 10.00WIB sampai 14.00WIB.

Dalam survey tersebut Waze juga menemukan bahwat ingkat kecelakaan saat Ramadan meningkat sebesar 80 persen, notifikasi gangguan perjalanan meningkat sebesar 65 persen, kemacetan lalu lintas meningkat sebesar 64 persen, dan jumlah polisi di jalanan berkurang sebesar 19 persen.

Selain itu, saat musim libur, jam sibuk dimulai lebih awal (sekitar pukul 10 pagi, dimana biasanya dimulai pukul 12 siang). Tingkat lalu lintas di beberapa kota di Indonesia juga meningkat, seperti di Bandung, Cirebon, Denpasar, Malang, Semarang, Surakarta, dan Yogyakarta. Biasanya tingkat lalu lintas mulai menanjak sehari sebelum mudik Lebaran

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke