Kompas.com - 20/06/2017, 09:37 WIB
Latihan tinju membakar lebih banyak kalori GeribodyLatihan tinju membakar lebih banyak kalori
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

Anda mungkin begitu sibuk atau begitu malas sehingga tidak sempat berolahraga. Akibatnya dari hari ke hari Anda merasa semakin lemah, mudah capai, dan kurang bersemangat. Perutpun membesar dan gerakan menjadi lamban.

Nah bila Anda kemudian merasa kesulitan melakukan gerakan-gerakan fitnes sederhana, mungkin sudah saatnya Anda memperbaiki gaya hidup sehari-hari. Berikut adalah 7 tanda sederhana Anda tidak lagi bugar:

1. Anda tidak bisa melakukan push up

Ibrakovic Push up
Push up adalah gerakan yang baik untuk menentukan kebugaran seseorang, karena kita menggunakan otot-otot punggung, bahu, lengan, dan otot inti. Untuk melakukan push up sempurna, kita harus menurunkan badan sehingga hampir menyentuh lantai sebelum mengangkatnya kembali.

Ini memang gerakan berat, namun seseorang yang bugar seharusnya bisa melakukannya paling tidak beberapa kali. Kemampuan melakukan push up juga dipengaruhi usia, namun menurut kartu kebugaran, seseorang yang berusia di bawah 50 tahun mestinya bisa melakukan 5 hingga 10 kali push up agar bisa disebut bugar.

2. Perlu waktu lebih lama bagi detak jantung untuk melambat

KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELI Para atlet bulutangkis beristirahat usai melakukan pertandingan uji coba saat simulasi Piala Sudirman 2017 di Pelatnas Cipayung, Sabtu (13/5/2017) PBSI menggelar simulasi ini jelang keberangkatan atlet terbaik Indonesia ke Gold Coast, Australia, dengan tujuan untuk melihat kesiapan para atlet.
Bila Anda berolahraga, maka jantung akan berdetak lebih kencang untuk memompa oksigen ke dalam tubuh. Detak jantung kita berkisar antara 140 hingga 190 detak per menit tergantung usia.

Saat kita beristirahat, detak jantung juga akan turun sekitar 20 detak per menit sampai mencapai detak normal. Bila Anda tidak bugar, penurunan detak jantung itu akan memerlukan waktu lebih lama. Namun bila Anda bugar, semakin cepat juga Anda pulih.

3. Lingkar pinggang membesar

sanchairat Lngkar pinggang
Menurut Yayasan Jantung Nasional Australia, kita secara berkala sebaiknya mengukur lingkar pinggang untuk melihat apakah ada lemak berlebih di sekitar perut kita. Walau berat badan tidak selalu bisa dipakai untuk menentukan tingkat kebugaran, namun lingkaran lemak berlebih di pinggang menunjukkan bahwa seseorang tidak berada dalam kondisi bugar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X