Kompas.com - 20/06/2017, 20:28 WIB
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Rasa letih, pegal dan kantuk adalah hal yang lumrah dirasakan saat mudik Lebaran. Kondisi itu membuat tubuh menjadi lemas dan harus segera dipulihkan.

Dr Rachmad Wishnu Hidayat SpKO mengatakan rasa pegal biasa terjadi pada otot punggung bagian bawah setelah duduk dua hingga tiga jam.

"Ketika dalam perjalanan mudik, kita dalam kendaraan dalam kondisi duduk. Ketika duduk dua hingga tiga jam pasti merasa pegal," kata Wishnu beberapa waktu lalu kepada Kompas Lifestyle.

Apalagi bila posisi duduk kita cenderung membungkuk, maka cepat menimbulkan rasa pegal di bagian punggung bawah.

Oleh karena itu, pemudik disarankan untuk peregangan setiap dua jam sekali. Peregangan dapat dilakukan dengan ragam cara.

"Melakukan peregangan bisa dengan duduk tegap, punggungnya diregangkan kemudian badan diputar ke kanan 90 derajat, kemudian tahan 20-30 detik kemudian ganti ke sisi lain. Diulang dua kali," kata Wishnu.

Bila mudik menggunakan motor, maka bisa berhenti dan melakukan peregangan serupa. Sementara bila mudik dengan pesawat, maka bisa berjalan di koridor.

Wishnu menambahkan peregangan tak membutuhkan waktu lama, cukup antara lima hingga sepuluh menit.

Sementara pemudik, terutama supir, bila mengalami rasa ngantuk, maka dianjurkan untuk tidur.

"Kalau kita ngantuk stop dulu tidur dulu. Obat ngantuk itu tidur, bukan kopi kafein atau energy drink. Jadi kalau di perjalanan siang atau sore ngantuk, stop di pom bensin, masjid, tidur sebentar sekitar setengah jam," kata Wishnu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.