Kompas.com - 21/06/2017, 14:01 WIB
Pemudik mulai memadati terminal keberangkatan dan kedatangan domestik Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (20/6/2017). Puncak arus mudik via Bandara Soekarno-Hatta diprediksi jatuh pada H-2 hingga H-1 Lebaran. KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Pemudik mulai memadati terminal keberangkatan dan kedatangan domestik Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (20/6/2017). Puncak arus mudik via Bandara Soekarno-Hatta diprediksi jatuh pada H-2 hingga H-1 Lebaran.
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Mudik saat Lebaran sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di perkotaan. Momen tahunan ini biasanya dimanfaatkan para pemudik untuk bertemu dengan sanak saudara di kampung halaman.

Umumnya, mudik ke kampung halaman menghabiskan waktu yang tidak sebentar. Anda akan meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama. Maka dari itu, sebelum pulang kampung,  Anda harus memastikan bahwa rumah Anda aman untuk ditinggalkan.

Hal yang paling krusial dalam rumah Anda adalah listrik. Tak sedikit rumah yang terbakar akibat adanya korsleting listrik. Maka dari itu pastikan barang-barang elektronik yang ada di rumah Anda sudah terlepas dari arus listrik.

General Manager PLN Dijaya (PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya Tangerang) Syamsu Huda mengingatkan, saat mudik, warga jangan lupa mematikan perangkat elektronik rumah tangga yang tak terpakai, karena selain bisa membuat tagihan listrik mahal, dikhawatirkan juga memicu terjadinya kebakaran.

"Bagi yang mudik jangan lupa matikan AC, dispenser, kipas angin, rice cooker dan sebagainya," kata Syamsu saat dihubungi Kompaslifestyle.

Hal yang penting lainnya menurut Syamsu adalah berpamitan dengan tetangga yang tidak mudik. Karena bagaimana pun, jika terjadi suatu hal pada rumah Anda, orang yang pertama kali mengetahui dan mengabarkan Anda adalah tetangga.

"Jangan lupa juga silaturahmi kepada tetangga yang tak mudik sekedar infokan untuk titip rumah," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Syamsu menambahkan, sama dengan tahun-tahun sebelumnya, PLN Disjaya akan melakukan berbagai kesiapan dalam mengoptimalkan pelayanan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri.

Selama periode tersebut, petugas akan disiagakan dengan diberlakukannya piket siaga dan penguatan khusus.

Piket ini dimulai dilaksanakan tanggal 1 Juli sampai dengan 10 Juli 2016. Petugas juga akan melakukan pengecekan pada seluruh jaringan tenaga listrik (JTL) di wilayah Disjaya, terutama kondisi JTL yang kritis. Bila terjadi gangguan, akan dilakukan pengalihan jaringan.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.