Cara Benar Komplain Makanan Ketika di Restoran

Kompas.com - 23/06/2017, 16:00 WIB
Suasana menjelang waktu berbuka puasa di Restoran Cinnamon Hotel Mandarin Oriental Jakarta. KOMPAS/YUNIADHI AGUNGSuasana menjelang waktu berbuka puasa di Restoran Cinnamon Hotel Mandarin Oriental Jakarta.
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kita sering mendapati makanan yang kita pesan tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan. Bahkan tak sedikit makanan yang kita terima tampak tak layak dikonsumsi.

Sebagai konsumen, kita berhak melakukan komplain. Namun, ada caranya agar keluhan itu bisa ditanggapi dengan baik.

Menurut Chef Juna, ketika baru suapan pertama dan kedua rasa masakan tersebut terasa aneh maka jangan diteruskan. Lebih baik sampaikan kepada chef-nya untuk memberitahukan bahwa makanan tersebut terasa tidak enak.

"Kalau sudah tidak enak kasih tahu pelayannya untuk dikirim balik, jangan sudah dimakan 50 persen atau 80 persen baru komplain, kita mau lihat salahnya dimana?" kata Juna saat diwawancarai Kompas Lifestyle.

Hal yang umumnya terjadi pada tamu restoran di Indonesia baru melakukan komplain saat makanan tersebut akan habis. Sehingga sangat susah untuk chef mencari tahu apa yang seharusnya diperbaiki.

Menurut pengalaman Juna selama bekerja di banyak restoran di Amerika, komplain seharusnya dilakukan secara terstruktur dengan menjelaskan kekurangannya apa.

Selain itu, kesalahan lain yang masih banyak ditemui adalah ketika pelanggan mengajukan komplain atau kritik tentang makanan yang datang justru manager restoran, bukan chef yang memasaknya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X