Manfaat Bermain Susun Balok untuk Anak-anak

Kompas.com - 28/06/2017, 15:03 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCK.COMIlustrasi
|
Editor Syafrina Syaaf

KOMPAS.com – Bermain merupakan kegiatan yang paling disukai oleh anak-anak. Tentu saja, anak-anak menjadi lebih bahagia dan aktif dengan banyak bermain.

Namun, tak sedikit orangtua yang membatasi waktu bermain dalam durasi yang sangat sebentar karena lebih memilih agar anak banyak menghabiskan waktu untuk belajar.

Menurut Susan Linn, penulis buku pola asuh anak bertajuk The Case for Make Believe, bermain merupakan cara anak-anak dalam mengekspresikan pikiran, kemauan, dan mengeskplorasi lingkungan sekitar mereka.

“Sebenarnya, bermain merupakan ajang anak dalam mencari tahu dan belajar dalam berinteraksi serta mendapatkan pengetahuan umum yang bermanfaat untuk pendidikan formal mereka,” jelas Linn.

Bermain sabun saat mandi, kata Linn, bisa menstimulasi bakat anak di bidang ilmiah. Lalu, bermain susun balok bermanfaat dalam merangsang akal anak dalam geometri.

“Orangtua harus membiasakan kegiatan membaca sebelum tidur, terutama jika anak masih berusia di bawah lima tahun, karena hal ini bisa meningkatkan kerja otak anak dalam mengenal sekaligus memperkaya kosa kata. Selain itu, juga membantun kemampuan baca anak,” urainya.

Teori Linn ini dikuatkan oleh hasil studi dari Massachussetts Institute of Technology di AS yang mengatakan, anak yang banyak bermain semasa kecil tumbuh cerdas dan memiliki kemampuan interaksi sosial yang baik di masa depan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X