Kompas.com - 28/06/2017, 18:06 WIB
|
EditorWisnubrata

Sebuah penelitian dari Universitas Oxford menyebutkan bahwa frekuensi berhubungan seks bisa meningkatkan kemampuan otak Anda.

Dalam studi yang dipublikasikan di The Journals of Gerontology, Series B: Psychological and Social Sciences, para peneliti menemukan orang-orang yang sering dan secara teratur berhubungan seks memiliki skor lebih tinggi dalam serangkaian tes mental, kefasihan verbal mereka lebih baik, dan kemampuan mereka melihat objek secara visual meningkat.

Penelitian ini didasarkan pada studi yang diterbitkan tahun lalu, yang menunjukkan bahwa orang dewasa yang lebih aktif berhubungan seksual umumnya mendapat skor lebih tinggi dalam tes kognitif.

Studi lain, yang dirilis oleh Oregon State University, menemukan bahwa karyawan yang memiliki hubungan seks lebih banyak di rumah juga memiliki semangat kerja yang lebih tinggi serta kepuasan kerja lebih besar.

Itu membuktikan bahwa ‘afterglow’ (sensasi kepuasan) seksual yang dihasilkan oleh hormon seks dopamin dan oksitosin bertahan hingga 24 jam. Sensasi kepuasan seksual ini mempengaruhi persepsi dan kinerja mereka. Studi ini melibatkan 73 orang yang berusia 50 hingga 83 tahun.

Baca: Bisakah Manusia Berhubungan Seks di Luar Angkasa?

“Kita tidak menduga orang yang berusia lanjut juga memiliki hubungan seksual—tapi kita perlu meragukan pemikiran di tingkat level sosial masyarakat ini dan melihat apa dampak aktivitas seksual pada orang berusia di atas 50 tahun, di luar efek yang diketahui soal kesehatan dan kesejahteraan,” peneliti Dr Hayley Wright dari Coventry University.

Studi ini mencari tahu seberapa sering mereka melakukan hubungan seksual selama 12 bulan terakhir, kemudian dikategorikan dalam rentang waktu dari yang tidak sama sekali sampai satu kali dalam sepekan, lalu mencatat rincian kesehatan dan gaya hidup mereka.

Sebanyak 28 pria dan 45 wanita dalam penelitian itu juga diberikan tes yang biasa digunakan untuk mengukur pola fungsi otak pada orang yang berusia lanjut. Dengan tes itu, mereka akan dinilai soal perhatian, ingatan, kefasihan berbicara, bahasa, dan kemampuan ruang.

Hasilnya, orang dengan tingkat aktivitas seksual paling tinggi—lebih dari satu kali dalam sepekan—mendapatkan nilai terbaik dalam tes. Dan perbedaan yang paling menonjol adalah kemampuan verbal mereka.

Namun, frekuensi berhubungan seks tidak serta merta meningkatkan rasa perhatian mereka. Juga tidak memiliki pengaruh pada memori dan kosa kata. Tapi, menghasilkan kemampuan visual lebih tinggi.

“Kami hanya bisa spekulasi apakah ini didorong oleh unsur sosial atau fisik—namun area yang akan kami teliti lebih jauh adalah mekanisme biologis yang dapat mempengaruhi hal ini,” kata Wright.

Baca: 5 Fakta Ilmiah yang Unik Tentang Seks

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber menshealth



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.