Kompas.com - 30/06/2017, 09:15 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

Meski setiap anak pada dasarnya sangat suka bergerak, tapi mereka juga butuh untuk duduk tenang, misalnya di sekolah, saat makan, atau di rumah ibadah. Ketika mereka tak bisa anteng, banyak orangtua berpikir mereka sulit diatur atau mungkin ada gangguan tumbuh kembang.

Seorang ibu mengeluhkan anaknya yang berusia 4 tahun, Fia, yang sangat aktif dan tidak bisa duduk tenang sebentar.

"Di sekolahnya ada waktu circle time, anak-anak duduk melingkar dan gurunya melakukan tanya jawab atau membacakan cerita beberapa menit. Anak-anak lain bisa duduk tenang, tapi tidak dengan Fia, ia pasti berkeliaran," keluh sang ibu.

Kemampuan anak untuk fokus dalam periode yang sedikit lama memang dimulai di usia 3-4 tahun. Tetapi, kemampuan ini bervariasi pada tiap anak.

"Sebenarnya kemampuannya untuk fokus sangat bervariasi, mulai dari 15 detik sampai 15 menit masih tergolong normal," kata Wendy Sue Swanson, dokter anak dari Washington AS.

Meski begitu, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membuat anak bisa tenang lebih lama lagi.

- Mainan kecil
Ketika anak selalu berdiri dan berkeliaran saat ia seharusnya duduk, kemungkinan besar ia merasa bosan. Balita mungkin bisa duduk beberapa menit saat di sekolah jika cerita atau lagu yang diajarkan gurunya menarik.

Jika si kecil selalu kesulitan duduk tenang, cobalah bicarakan dengan gurunya untuk membantunya bisa duduk diam, misalnya saja memberi mainan kecil untuk dimainkan dengan tangan, misalnya bola kenyal untuk diremas atau fidget spinner.

Ketika anak butuh duduk diam tapi tak perlu melakukan fokus, misalnya saat di restoran, bawalah sesuatu yang membuatnya sibuk, seperti buku mewarnai atau beberapa mainan balok kecil.

(Baca juga: Kiat Mengajarkan Anak Bersikap Waspada pada Orang Asing)

- Banyak bergerak
Karena bergerak aktif membuat anak bisa memusatkan perhatian, maka buatlah anak lebih banyak bergerak. "Permainan di luar ruangan akan merangsang produksi serotonin dan dopamin, neurotransmiter yang penting untuk perhatian, fokus, dan proses belajar," kata Loren Shlaes, terapis okupasi anak.

Menurut Swanson, idealnya anak bermain di luar ruangan minimal satu jam sehari. Jika memungkinkan, lakukan aktivitas fisik sebelum anak melakukan kegiatan yang membutuhkan fokus, misalnya jalan kaki ke sekolah jika jaraknya tak terlalu jauh, atau bermain dulu di lapangan sekolah.

- Sabar
Pada kebanyakan kasus, sifat tak bisa diam anak hanya disebabkan karena ia kelebihan energi dan ia akan bisa tenang ketika berusia sekitar 5 tahun.

Bila rentang perhatian atau fokus anak tak juga bertambah seiring dengan bertambahnya usia, konsultasikan dengan dokter. Beberapa gangguan tumbuh kembang, seperti ADHD (gangguan pemusatan perhatian) bisa jadi penyebabnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.