Kompas.com - 01/07/2017, 16:10 WIB
Beberapa wisatawan mancanegara terlihat berjemur di Pantai Selong Blanak, Desa Selong Blanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/11/2015). KOMPAS.com / Wahyu Adityo ProdjoBeberapa wisatawan mancanegara terlihat berjemur di Pantai Selong Blanak, Desa Selong Blanak, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/11/2015).
|
EditorLusia Kus Anna

Berjemur di pantai atau gunung merupakan agenda wajib saat berlibur seperti sekarang. Namun, jangan terlalu lama agar kulit tidak gosong. Paparan sinar matahari yang terlalu lama bisa berbahaya bagi kulit.

Area tubuh yang paling banyak terpapar sinar matahari adalah kepala dan leher. Di Amerika Serikat, kanker kulit juga paling banyak ditemukan pada dua area tubuh tersebut.

"Area lain yang juga rentan adalah dahi, bibir, dan telinga, bagian tubuh yang sering lupa dipakaikan tabir surya," kata Orit Markowitz, dokter dermatologi dari Ichan School of Medicine.

Paparan sinar matahari yang sering dianggap remeh adalah yang sifatnya sebentar namun sering sehingga berakumulasi. Berbeda dengan saat ke pantai biasanya kita langsung memakai tabir surya atau topi.

"Banyak orang juga tidak menaruh perhatian pada bagian dada dan pundak," kata Jennifer A.Stein, ahli dermatologi dari NYU Langone seperti dikutip HuffPost.

Stein menjelaskan, area dada memiliki kulit yang mirip dengan bagian wajah. Itu sebabnya jika sering terpapar sinar matahari kulit di bagian dada juga paling cepat keriput.

Menurut Stein, ada beberapa cara efektif untuk mencegah bahaya sinar matahari, misalnya saja memakai tabir surya, berteduh, dan menghindari sinar matahari di siang hari.

"Memakai pakaian yang tepat juga penting karena memiliki efek perlindungan lebih baik dari tabir surya, terutama di bagian pundak dan dada," kata Stein.

Pakaian renang yang menutupi bagian dada dan pundak juga lebih disarankan jika ingin berenang lama di bawah sinar matahari.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.