Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/07/2017, 16:48 WIB

Meski memakai celana dalam ketat dan celana khusus olahraga saat berlari sedikit membuat lebih nyaman, celana terlalu ketat bisa menghambat airah darah ke area pangkal paha. Akibatnya akan terasa nyeri pada testis.

“Jika Anda merasa nyeri, itu adalah cara tubuh memberitahu bahwa Anda memakai celana yang terlalu ketat,” kata Thill. Kabar baiknya, tak perlu khawatir masalah tekanan itu akan mengganggu kesuburan pria.

3. Berlari bisa bantu ereksi

Siapa pun yang berlari teratur beberapa hari dalam sepekan atau lebih akan memiliki aliran darah dan kesehatan jantung yang baik. Köhler mengatakan, aliran darah yang lancar berarti ereksi juga semakin kencang.

Jika Anda orang yang suka bersantai sambil makan ngemil di sofa, pakailah sepatu lari Anda demi memperbaiki ereksi. Studi dari Duke University School of Medicine menemukan, pria yang berolahraga seperti berlari dengan intensitas tinggi selama dua jam memiliki kualitas ereksi lebih baik.

4. Berlari bisa menguatkan sperma

“Kami memiliki banyak bukti yang mendukung aktivitas fisik— khususnya berlari —bisa meningkatkan kesuburan pria,” kata Thill.

Sebuah studi di British Journal of Sports Medicine menemukan pria yang berlari setidaknya 15 jam per minggu memiliki kadar sperma lebih tinggi hingga 73 persen dibandingkan mereka yang tidak berlari.

Olahraga rutin diketahui bisa meningkatkan kadar testosteron dalam tubuh yang akhirnya berdampak baik untuk kesehatan sperma.

5. Jangan terlalu banyak

Hindari sifat suka berlebihan, termasuk saat berolahraga. Menurut penelitian dari University of Connecticut, berlari sejauh 107 kilometer atau lebih setiap pekan malah menurunkan kadar testosteron hingga 28 persen.  Ini juga berarti penurunan jumlah sperma.

Penelitian terbaru memberi bukti serupa, berlari berlebihan akan menciptakan respon yang kurang  baik untuk kualitas sperma. Olahraga terlalu keras diketahui membuat tubuh Anda stres. Pada pria hal itu tercermin melalui penurunan kadar testosteron dan gangguan fungsi seksual, bahkan kesuburan.

Baca: Benarkah Lari Membuat Lutut Anda Sakit?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.