Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 17/10/2022, 11:19 WIB
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - 672.768.000. Itu adalah jumlah rata-rata tarikan nafas yang akan kita lakukan seumur hidup bila mencapai usia 80 tahun.

Dan untuk sesuatu yang dilakukan  sesering itu, kita sebaiknya melakukannya dengan benar.

Manusia dirancang untuk bernafas melalui hidung, namun banyak darik ita malah bernafas melalui mulut.

Hal ini menimbulkan berbagai masalah kesehatan dari alergi rhinitis sampai sleep apnea atau gangguan pernafasan saat tidur.

Menurut Dr. Lewis Ehrlich, hidung merupakan jalur pertahanan utama untuk melawan bakteri dan racun di udara yang Anda hirup.

"Di dalam saluran hidung ada banyak mekanisme penyaringan yang berperan. Bila kita memanfaatkan ini, kita bisa menghangatkan, menyaring dan melembabkan udara yang kita hirup. Ini mengurangi kemungkinan alergi, demam, pembesaran amandel dan masalah pernapasan kronis lainnya,” jelasnya.

Baca juga: Meredakan Sesak Napas agar Tidak Bertambah Buruk

Photo of a  young male relaxing on the beach with his hands stretchedYuri Arcurs Photo of a young male relaxing on the beach with his hands stretched
Lalu apa yang terjadi saat kita melewati proses filtrasi ini?

Tubuh kita bergantung pada amandel sebagai "garis pertahanan terakhir."

Ini bisa memperbesarnya, meningkatkan kemungkinan infeksi dan menyebabkan kesulitan bernafas di malam hari. Tentu ini bukanlah hal bagus.

Selain itu, bernapas melalui hidung merangsang produksi oksida nitrat, sebuah pengatur untuk membantu menurunkan tekanan darah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.