Sikap Posesif yang Berpotensi Merusak Hubungan

Kompas.com - 20/07/2017, 12:00 WIB
/Ilustrasi Shutterstock/Ilustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Sebagai pasangan tentu akan timbul rasa memiliki dan cemburu. Namun, jika kadarnya sudah berlebihan alias posesif, berhati-hatilah karena jika dibiarkan akan membuat hidup kita selalu dikontrol. Hal ini bukan hanya tidak nyaman tapi juga membuat hubungan tak bertahan lama.

Sayangnya, tak gampang membedakan apakah pasangan memang hanya sekadar perhatian atau mulai bersikap posesif. Selain itu, kadang kita juga ingin mencoba bertahan dan berharap sikap posesif si dia akan berkurang.

Anda dapat mengenali tanda-tanda pasangan yang mulai posesif.

1. Tidak menghormati

Sikap tidak menghargai atau menghormati adalah tanda dari hubungan yang posesif. Misalnya saja pasangan memberi komentar negatif pada mantan pacar kita. Bentuknya bisa memberi julukan, bersikap kasar, atau sarkas. Pada beberapa kasus, tujuan orang yang posesif adalah membuat kita merasa tidak berdaya atau tidak mampu mencari hubungan lain sehingga kepercayaan diri kita rendah. Pasangan yang posesif juga sering tidak menghargai karier atau pilihan studi Anda.


2. Cemburu berlebihan

Orang yang posesif sering mengekspresikan kecemburuan. Ia bisa marah-marah hanya karena Anda bersosialisasi dengan teman, keluarga, atau rekan kerja. Lama-kelamaan Anda akan dituduh selingkuh, bahkan apapun yang Anda lakukan akan di curigai olehnya, termasuk saat membalas pesan di ponsel. Dalam kasus yang ekstrem, pasangan yang posesif akan memutus hubungan Anda dengan teman atau keluarga.

3. Selalu mengancam

Mereka yang posesif cenderung akan mengancam jika keinginannya tidak dipenuhi. Misalnya saja, ancaman untuk meninggalkan.  Dalam beberapa kasus, orang yang posesif juga akan mengancam keamanan dirinya sendiri, misalnya mengancam ingin bunuh diri atau lainnya jika Anda menghabiskan waktu melakukan hobi bersama teman. Tujuannya karena ia ingin Anda hanya selalu bersamanya.

4. Senang mengontrol

Perilaku senang mengontrol adalah salah satu tanda posesif. Bukan hanya fisik, emosi dan finansial juga harus berada di bawah kendalinya. Pasangan yang posesif juga berusaha mengontrol apa yang Anda kerjakan atau uang. Ia juga akan menentukan apa yang Anda pakai, model rambut, atau keputusan sehari-hari lainnya.

5. Emosi tidak stabil

Sikap mudah marah adalah tanda yang nyata. Bahkan, emosinya tidak akan stabil karena hal-hal kecil, misalnya Anda terlambat pulang kerja 10 menit. Dalam kasus tertentu, rasa marahnya diungkapkan dalam bentuk kekerasan fisik seperti menampar atau memukul.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber LiveStrong
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X