Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/07/2017, 06:10 WIB
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Anak usia 3 tahun umumnya sudah mulai bisa mengenali perbedaan. Hal yang paling sederhana dikenali anak yakni perbedaan warna kulit atau bahasa yang dijumpainya sehari-hari.

Selain itu, anak usia 3 tahun juga sudah bisa menyerap informasi secara cepat. Dengan kemampuan tersebut, sangatlah mudah mengajari anak tentang hal baru.

Hal tersebut dikatakan Psikolog Anak dan Remaja Elizabeth Santosa saat menghadiri acara peluncuran buku berjudul “Kitu, Kucing Kecil Bersuara Ganjil” di Jakarta, Kamis (20/7/2017).

Hal baru yang berbau positif akan sangat membantu orangtua untuk mendidik anaknya menjadi karakter yang baik. Namun, jika hal baru tersebut bersifat negatif seperti ujaran kebencian, pemahaman radikal atau lebih parahnya intoleransi, tentu hal tersebut akan menjadi bencana bagi orangtua manapun.

Tak sedikit orang tua yang belum memiliki kesadaran untuk memberikan pemahaman bahwa perbedaan itu ada dan musti disikapi dengan sebaik mungkin. Namun, karena hal tersebut dianggap tabu karena mengandung SARA, orang tua kebanyakan menghindarinya.

Baca: Mengajarkan Toleransi pada Anak Lewat Buku

Menurut Elizabeth, seharusnya orang tua menjadi pilar pertama yang memberikan pemahaman terkait perbedaan yang ada disekitarnya, agar perbedaan tersebut tidak menjadi penghambatnya untuk berkreasi.

"Masyarakat terlebih orangtua harus aware bahwa anak-anaknya sangat rentan terhadap paham radikalisme, kebencian dan intoleransi," kata Elizabeth.

Jangan sampai, ketika anak menemui perbedaan dan dirinya kurang pemahaman yang cukup, ditambah lagi masuknya pemahaman-pemahaman di sekitarnya yang menjurus ke radikalisme, anak tersebut akan terbentuk menjadi anak yang memiliki sifat kebencian yang besar.

"Sudah saatnya orang tua sesering mungkin berdiskusi dengan anaknya, membangun komunikasi yang baik, melatih pola pikir kritis. Jangan merasa bahwa di sekolah anak kita baik-baik saja, kita tidak pernah tahu. Maka dari itu bangunlah komunikasi yang baik dengan anak," pungkas Elizabeth.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.