Kompas.com - 21/07/2017, 21:11 WIB
Koleksi label Lumiga Batik by Irma Lumiga,  bertemakan Sekar Jagad Banyuwangi, dalam ajang Indonesia Fashion Week 2017, di Jakarta, Sabtu (4/2/2017). GARRY ANDREW LOTULUNGKoleksi label Lumiga Batik by Irma Lumiga, bertemakan Sekar Jagad Banyuwangi, dalam ajang Indonesia Fashion Week 2017, di Jakarta, Sabtu (4/2/2017).
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Batik yang merupakan karya seni pada kain memiliki penggemar yang tidak sedikit. Tak heran jika kita menjumpai banyak orang mengenakan batik di pesta pernikahan atau acara-acara resmi.

Selain memberikan efek elegan, batik juga menjadi ciri khas karya seni tanah air bagi orang yang memakainya. Agar Anda tampil lebih menarik dan elegan dengan kain batik, berikut ini adalah kiat-kiat memainkan dan memadukan motif batik.

Batik Bermotif Besar

Debbie S. Suryawan penulis buku "Kebayaku" menyarankan, jika Anda ingin menggunakan batik dengan motif besar-besar, pilihlah padanan atau pola busana yang simpel dan minim detail. Tempatkan motif secara simetris, agar motif batik tetap menonjol dan busana terkesan apik.

Koleksi Royal-Wisdom Buketan dari Iwan Tirta Private Collection, menampilkan motif-motif rangkaian bunga, atau kelopak bunga dengan kupu-kupu, burung, atau berbagai satwa kecil lainnya. KOMPAS.COM/RAI RAHMAN INDRA Koleksi Royal-Wisdom Buketan dari Iwan Tirta Private Collection, menampilkan motif-motif rangkaian bunga, atau kelopak bunga dengan kupu-kupu, burung, atau berbagai satwa kecil lainnya.
Jangan ragu untuk mengkombinasikan dengan material atau kain sejenis yang berwarna polos. Warna polos yang dipadukan bisa diambil dari warna dasar batik atau warna dominan dari motif batik. Bisa juga warna polos yang sifatnya kontras harmonis dengan warna dominan dari kain batik.

Jika ingin terlihat lebih modern dengan konsep "tabrak motif", batik bisa juga dikombinasikan dengan kain bercorak sederhana, misalnya garis. Namun perlu dicatat, apabila dikombinasikan dengan kain sebagaimana disebutkan di atas, maka kain kombinasi hanya hadir sebagai aksen sederhana.

Batik Bermotif Kecil

Tak sedikit juga batik yang menampilkan motif ukuran kecil-kecil. Kain batik bermotif kecil lebih bisa diterapkan pada desain yang lebih rumit dengan permainan pecah pola yang lebih berani.

Dewaraja-Runway Collection 2015 oleh Iwan Tirta Private Collection di Ballroom Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta (27/4/2015).SILVITA AGMASARI/ KOMPAS.COM Dewaraja-Runway Collection 2015 oleh Iwan Tirta Private Collection di Ballroom Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta (27/4/2015).
Jika ingin busana bergaya muda dan modern, coba kombinasikan kain batik dengan material sejenis bermotif simpel yang ukurannya motifnya sama atau lebih kecil dari ukuran motif batik, misalnya motif kotak dan polkadot. Pastikan warna dominan pada motif kombinasi sama dengan warna dominan pada kain batik.

Mainkan padu padan kain batik dan kain kombinasi berbeda motif untuk menghadirkan gaya busana yang lebih atraktif.

Jika ingin mengkombinasikan kain batik dengan material atau kain sejenis warna polos yang diambil dari warna dasar batik atau warna dominan dari motif batik, olah kain polos tersebut sebagai aksen simpel pada busana.

Jangan ragu juga untuk bereksperimen dengan warna. Untuk itu, bisa juga memadukan kain batik dengan kain polos yang warnanya diambil dari warna dominan kedua dari motif batik. Selamat mencobanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X