Kompas.com - 26/07/2017, 08:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Menurutnya, sebaiknya para pelaku diberikan kesempatan memperbaiki diri. Karena pada dasarnya seseorang pasti akan bisa berubah ke arah yang lebih baik di kemudian hari.

"Memang perlu ada konsekuensi, tetapi sebaiknya pelaku juga diberi kesempatan memperbaiki diri," tuturnya.

Pemahaman

Psikolog anak Ajeng Raviando mengatakan, yang juga perlu diperhatikan adalah memberikan bantuan secara sistematis pada anak tersebut. Salah satunya dengan memberikan pemahaman bahwa tindakan tersebut salah dan merugikan orang lain.

“Jadi tidak hanya sekadar menghukum,” kata Ajeng kepada Kompas Lifestyle (24/7/2017).

Anak yang menjadi pelaku, kata Ajeng, kerap kali merasa bahwa tindakannya benar karena juga merasa dirugikan, misalnya mendapat celaan.

Sayangnya, saat ini tak banyak orangtua yang benar-benar memberikan pemahaman kepada anaknya harus melakukan apa ketika diejek temannya. Menurut Ajeng, ajarkan anak untuk tidak membalas dendam dengan mem-bully lagi. Dengan demikian, tidak terjadi lingkaran kekerasan yang tidak putus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ajeng mengingatkan bila kebijakan sekolah tetap mengeluarkan pelaku bullying, maka harus bisa dipastikan mereka tetap melanjutkan sekolah. Perlu juga dipastikan bahwa di sekolah baru mereka tidak menjadi korban bullying lagi karena perbuatan sebelumnya.

“Harus dibangkitkan lagi kepercayaan dirinya, bagaimana perilaku yang tepat bagi dia. Supaya label atau cap tadi secara berangsur dihilangkan,” ujar Ajeng.

Saat ini setiap sekolah memang telah memiliki aturan terkait hukuman aksi perundungan. Namun, menurut Ajeng yang sering dilupakan adalah proses pemulihan bagi pelaku serta korban.

“Kalau korban bullying dikasihani saja tanpa perbaiki kondisi, percuma. Dua-duanya butuh pemenuhan life skill dan social skill. Salah satunya harus diterima di sekolah lain bila memang dikeluarkan,” kata Ajeng.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.