Selalu di Rumah, Mengapa Tumit Sering Pecah-pecah?

Kompas.com - 28/07/2017, 08:00 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Kulit di bagian tumit termasuk bagian tubuh yang paling kering dan juga sering mengalami pecah-pecah. Kondisi kulit yang terpetak-petak dan kasar ini bisa mengganggu penampilan.

Banyak orang tak menyadari bahwa penyebab tumit pecah-pecah ternyata sederhana. Misalnya saja kebiasaan tidak memakai alas kaki meski berada di dalam rumah.

"Kulit kalau bergesekan dengan keramik bisa menyebabkan panas, sehingga kulit kaki pecah-pecah," kata Dr.Tjut Nurul Alam Jacoeb, Sp.KK, dalam acara peluncuran Vaseline Repairing Jelly di Jakarta (26/7/2017).

Itu sebabnya, menurut dokter yang akrab disapa Poppy ini, walau lantai rumah kelihatannya bersih, sebaiknya tetap menggunakan alas kaki.

Penyebab lain kulit tumit pecah-pecah adalah aktivitas harian seperti penggunaan sepatu berbahan keras atau sempit sehingga lapisan pelindung kulit rusak dan menyebabkan penguapan air. Kulit pun akhirnya menjadi kering, kasar, dan pecah-pecah.

Paparan kulit dengan detergen atau bahan kimia lain juga bisa merusak lapisan pelindung kulit.

Untuk mengatasinya diperlukan pelembab kulit khusus. Menurut dr.Poppy, untuk kulit ekstra kering sebaiknya memakai pelembab yang bersifat oklusif seperti petroleum jelly murni.

"Dibanding losion, petroleum jelly bisa menyerap lebih dalam dan mampu memberi lapisan pelindung kulit untuk mencegah penguapan air. Kulit jadi lebih lembab," katanya.

Selain untuk tumit, penggunaan petroleum jelly juga disarankan pada bagian tubuh lain yang sangat kering, misalnya siku, lutut, atau bagian bibir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X